Gandeng Bank Nagari, Pemkab Pessel Terapkan E-Tiketing Retribusi Pulau Pamutusan dan Pagang

Penulis -

Rabu, 16 September 2026 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESISIR SELATAN — Sistem pemungutan retribusi masuk Pulau Pamutusan dan Pulau Pagang di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, kini mulai beralih ke sistem digital.

Digitalisasi tersebut ditandai dengan peluncuran mesin retribusi pos atau e-tiketing oleh Bupati Pesisir Selatan H. Hendrajoni, S.H., M.H., di Painan, Rabu (16/9/2026).

Penerapan sistem ini menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan membenahi tata kelola retribusi destinasi wisata agar proses transaksi lebih tertib, transparan dan mudah dipantau.

Peluncuran sistem digitalisasi retribusi tersebut dihadiri Direktur Keuangan Bank Nagari Roni Edrian, Pimpinan Bank Nagari Cabang Painan Rahmadani, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Pesisir Selatan Ronald Bernando, sejumlah kepala perangkat daerah, pengelola destinasi wisata, pelaku usaha pariwisata serta undangan lainnya.

Hendrajoni mengatakan, penerapan e-tiketing dan mesin POS merupakan salah satu langkah penting dalam pembenahan tata kelola sektor pariwisata, terutama pada sistem pemungutan retribusi di destinasi wisata.

Menurutnya, digitalisasi tidak sekadar mengganti sistem manual dengan elektronik, tetapi juga diarahkan untuk membangun pengelolaan retribusi yang lebih efektif dan akuntabel.

Baca Juga :  Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir, Lisda Hendrajoni Kawal Relokasi Pengungsi Bayang Utara

“Dengan adanya sistem e-tiketing dan mesin POS ini, kita berharap proses pemungutan retribusi menjadi lebih mudah, baik bagi wisatawan maupun pengelola destinasi. Pemerintah juga memperoleh data transaksi yang lebih tertata sebagai bagian dari peningkatan kualitas pengelolaan pendapatan daerah,” ujar Hendrajoni.

Ia mengatakan, Pesisir Selatan memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata bahari, mulai dari pantai, pulau-pulau, laut, budaya hingga kekayaan alam yang menjadi aset daerah.

Menurut Hendrajoni, potensi tersebut harus diikuti dengan pembenahan tata kelola dan pelayanan agar pengembangan destinasi wisata tidak hanya mengandalkan keindahan alam.

Pulau Pamutusan dan Pulau Pagang, kata dia, merupakan bagian penting dari potensi wisata bahari Pesisir Selatan yang terus dikembangkan.

“Pengembangan destinasi tidak cukup hanya dengan menghadirkan keindahan alam. Harus dibarengi pengelolaan yang profesional, pelayanan yang baik, kemudahan bagi wisatawan serta tata kelola yang transparan,” tegasnya.

Hendrajoni juga mengapresiasi Bank Nagari yang telah berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam menghadirkan sistem digitalisasi pemungutan retribusi tersebut.

Baca Juga :  Lisda Hendrajoni Dinobatkan Sebagai Ibunda Guru Pesisir Selatan.

Ia menilai sinergi antara pemerintah, perbankan, pengelola destinasi, dunia usaha dan masyarakat dibutuhkan untuk memperkuat sektor pariwisata sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaannya.

Direktur Keuangan Bank Nagari Roni Edrian mengatakan, kolaborasi tersebut merupakan bentuk dukungan perbankan terhadap transformasi digital di daerah, khususnya dalam memperkuat tata kelola transaksi sektor pariwisata.

Menurut Roni, digitalisasi diharapkan memberikan kemudahan dalam proses transaksi sekaligus mendukung pengelolaan retribusi yang lebih tertata.

Sementara itu, pengelola Pulau Pagang dan Pulau Pamutusan, Dahler, menyambut baik penerapan sistem e-tiketing tersebut.

Dahler mengatakan, sistem digital tersebut diharapkan memberikan kemudahan bagi wisatawan sekaligus mendukung pengelolaan destinasi secara lebih profesional.

Ia juga berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola destinasi dan pihak perbankan terus diperkuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan.

 

Hendrajoni menambahkan, digitalisasi retribusi bukan semata-mata berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan melalui sistem yang transparan dan akuntabel.

Ia meminta seluruh pihak terkait menjalankan sistem tersebut secara konsisten, menjaga perangkat dan mekanismenya serta melakukan evaluasi secara berkala.

Baca Juga :  Debit Sungai Kembali Naik, Bupati Perintahkan Penanganan Cepat di Bayang Utara

“Kita ingin membangun pariwisata Pesisir Selatan yang tidak hanya indah dari sisi destinasi, tetapi juga unggul dalam pelayanan dan tata kelola,” katanya.

Ke depan, Hendrajoni berharap digitalisasi sistem retribusi dapat dikembangkan secara bertahap dan diterapkan pada destinasi wisata lainnya di Kabupaten Pesisir Selatan.

Dengan penerapan sistem tersebut, pemerintah daerah berharap pengelolaan retribusi wisata semakin modern, tertib dan transparan, sekaligus mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. (Bee)

Berita Terkait

Pasar Painan Segera Rampung, Hendrajoni Dorong Pusat Perdagangan yang Nyaman dan Representatif
Tinjau Korban Banjir dan Longsor di Tapan, Hendrajoni: Pemerintah Hadir, Masyarakat Harus Bangkit
Serap Aspirasi Karang Taruna, Lisda Hendrajoni : Anak-anak muda harus kreatif, inovatif, dan berani mengambil peluang.
Ikuti Workshop Ekonomi Karbon Nasional, Hendrajoni Siapkan Langkah Penguatan Pembangunan Hijau di Pesisir Selatan
Bupati Hendrajoni Lantik Puluhan Pejabat Eselon III dan IV, Hendro Kurniawan Isi Jabatan Sekretaris Diskominfo Pessel
Lisda Hendrajoni Ajak Peserta ISKADA Sumbar Kembali Berwisata ke Mandeh, Dorong Ekonomi Perempuan Pesisir Selatan
Perokok di Rumah Sakit Jadi Sorotan, Pansus DPRD Pessel Perketat Pembahasan Ranperda KTR
Raih Nomor Urut 3, Ujang PM Bawa Filosofi Tali Tigo Sapilin untuk Tuik IV Koto Mudiek
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Pasar Painan Segera Rampung, Hendrajoni Dorong Pusat Perdagangan yang Nyaman dan Representatif

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Tinjau Korban Banjir dan Longsor di Tapan, Hendrajoni: Pemerintah Hadir, Masyarakat Harus Bangkit

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Serap Aspirasi Karang Taruna, Lisda Hendrajoni : Anak-anak muda harus kreatif, inovatif, dan berani mengambil peluang.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Ikuti Workshop Ekonomi Karbon Nasional, Hendrajoni Siapkan Langkah Penguatan Pembangunan Hijau di Pesisir Selatan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Lisda Hendrajoni Ajak Peserta ISKADA Sumbar Kembali Berwisata ke Mandeh, Dorong Ekonomi Perempuan Pesisir Selatan

Berita Terbaru