PESISIR SELATAN, RW – Ketua TP-PKK Kabupaten Pesisir Selatan sekaligus anggota DPR RI, Hj. Lisda Hendrajoni, mengajak para istri kepala daerah dan pimpinan organisasi perempuan se-Sumatera Barat untuk kembali mengunjungi kawasan wisata Mandeh bersama keluarga dan kerabat.
Ajakan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi pariwisata Kabupaten Pesisir Selatan melalui momentum Pertemuan Istri Kepala Daerah (ISKADA) se-Sumatera Barat yang berlangsung di kawasan Mandeh, Senin (12/10/2026).
Lisda menilai kegiatan tingkat provinsi yang mempertemukan berbagai organisasi perempuan tersebut tidak hanya menjadi sarana memperkuat silaturahmi, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam mendukung promosi pariwisata dan pengembangan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, kehadiran para istri kepala daerah dan pimpinan organisasi wanita dari berbagai kabupaten dan kota menjadi kesempatan untuk memperkenalkan keindahan alam serta potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Pesisir Selatan.
“Kami menyambut baik kehadiran seluruh peserta ISKADA di kawasan Mandeh. Ini merupakan kebahagiaan bagi Pesisir Selatan karena dapat menjadi tuan rumah sekaligus memperkenalkan keindahan alam dan potensi pariwisata daerah,” demikian rancangan pernyataan Lisda.
Ia berharap pengalaman para peserta selama berada di kawasan Mandeh dapat meninggalkan kesan positif dan mendorong mereka untuk kembali berkunjung bersama keluarga pada kesempatan berikutnya.

Lisda juga mengajak peserta untuk turut mempromosikan kawasan Mandeh dan berbagai destinasi wisata lainnya di Pesisir Selatan kepada masyarakat di daerah masing-masing.
“Jangan hanya datang sekali. Kami mengajak seluruh peserta untuk kembali berkunjung ke kawasan Mandeh bersama keluarga, sahabat, dan kerabat. Masih banyak keindahan Pesisir Selatan yang bisa dinikmati,” demikian draf kutipan Lisda.
Menurut Lisda, promosi pariwisata tidak hanya berkaitan dengan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga menjadi salah satu upaya membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat.
Ia menilai berkembangnya sektor pariwisata dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah, terutama yang bergerak di bidang kuliner, kerajinan, perdagangan, serta berbagai jasa pendukung wisata.
Dalam konteks tersebut, Lisda berharap perempuan di Pesisir Selatan semakin mampu memanfaatkan peluang ekonomi yang muncul dari aktivitas pariwisata melalui pengembangan usaha produktif berbasis potensi lokal.
“Pariwisata harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Kita ingin semakin banyak perempuan yang mampu mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan keluarga, dan mengambil bagian dalam pertumbuhan ekonomi daerah,” demikian rancangan kutipannya.
Selain promosi pariwisata, Lisda juga menekankan pentingnya memperkuat peran organisasi perempuan dalam mendukung program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas kehidupan keluarga.
Ia berpandangan bahwa perempuan memiliki tanggung jawab besar dalam membangun ketahanan keluarga, meningkatkan kualitas pendidikan anak, serta menjaga kesehatan dan kesejahteraan anggota keluarga.
Menurut Lisda, berbagai tantangan sosial yang berkembang saat ini membutuhkan keterlibatan aktif seluruh organisasi perempuan agar program pembinaan keluarga dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau masyarakat secara luas.
“Organisasi perempuan harus terus bergerak dan berkolaborasi. Kita memiliki tanggung jawab bersama untuk membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” demikian draf pernyataan Lisda.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Barat, Hj. Harneli Mahyeldi, dalam arahannya menegaskan pentingnya penguatan sinergi organisasi perempuan sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Harneli menyampaikan empat fokus utama yang perlu menjadi perhatian organisasi perempuan, yakni ketahanan keluarga, kesehatan dan kesejahteraan, pemberdayaan ekonomi perempuan, serta pendidikan karakter generasi muda.
Ia juga mengingatkan pentingnya pendampingan orang tua terhadap anak-anak di tengah perkembangan teknologi digital, termasuk dalam mencegah berbagai persoalan sosial dan ancaman penyalahgunaan narkoba.
Harneli turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dan seluruh organisasi perempuan setempat atas dukungan terhadap penyelenggaraan ISKADA, sekaligus mengajak peserta kembali menikmati keindahan Pesisir Selatan bersama keluarga.

Pertemuan tersebut dihadiri Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim, Ketua BKOW Sumatera Barat Detta Vasko, Ketua DWP Sumatera Barat, Ketua GOW Pesisir Selatan Oktarina Risnaldi, serta Ketua DWP Pesisir Selatan Siska Zainal Arifin.
Kegiatan itu juga diikuti sejumlah pimpinan organisasi perempuan tingkat provinsi dan kabupaten/kota serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Pesisir Selatan yang turut memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan.
Lisda berharap pelaksanaan ISKADA Sumatera Barat di kawasan Mandeh mampu memperkuat hubungan antardaerah, meningkatkan kontribusi organisasi perempuan dalam pembangunan, serta menjadi sarana promosi pariwisata yang berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Pesisir Selatan.



















