Struktur Belum Rampung, Lisda Hendrajoni Desak Menteri Haji Bergerak Cepat

Penulis -

Rabu, 1 Oktober 2025 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, RW – Anggota Komisi VIII DPR RI, Dr. H. Lisda Hendrajoni, S.E., M.M.Tr., mendesak Kementerian Haji dan Umrah segera merampungkan struktur organisasi baru pasca transformasi kelembagaan yang disahkan DPR pada 26 Agustus 2025.

Lisda menegaskan, percepatan ini sangat penting karena kementerian yang dipimpin Mochamad Irfan Yusuf memiliki tugas besar dan strategis dalam pelayanan haji dan umrah. Menurutnya, roda organisasi harus langsung berjalan tanpa ada kekosongan jabatan.

“Struktur kementerian harus segera dilengkapi agar para dirjen, direktur, dan pimpinan bisa langsung bekerja. Waktu 30 hari yang diatur undang-undang sangat singkat, sehingga diperlukan langkah cepat dan taktis,” ujar Lisda di Jakarta, Rabu (1/10).

Lisda menambahkan, pengisian jabatan di kementerian baru tersebut sebaiknya dilakukan secara terbuka dan profesional. Seleksi harus berbasis kompetensi agar pejabat yang terpilih benar-benar mampu memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah.

Ia juga menekankan agar peluang tidak hanya diberikan kepada aparatur Kementerian Agama. Figur dari akademisi, praktisi, kementerian lain, hingga TNI dan Polri pun bisa dilibatkan selama memiliki kapasitas dan integritas yang mumpuni.

Baca Juga :  638 Ribu Guru Madrasah Terancam “Menggantung”, Lisda Hendrajoni Desak Revisi UU ASN Segera Dilakukan

“Yang kita butuhkan adalah orang-orang yang siap bekerja keras, profesional, dan berintegritas. Jangan hanya terpaku pada lingkup lama. Kita perlu wajah-wajah baru dengan gagasan segar,” jelasnya.

Selain itu, Lisda mengingatkan agar Kementerian Haji dan Umrah tidak mengambil kebijakan yang justru menimbulkan kegaduhan, terutama terkait persoalan panjangnya antrean keberangkatan haji yang masih menjadi persoalan serius hingga saat ini.

“Usulan kebijakan terkait penyetaraan masa tunggu haji, perlu kajian lebih spesifik. Karena sejauh ini tidak menimbulkan persoalan. Jangan sampai kebijakan tersebut nantinya malah menimbulkan kegaduhan, karena ada Provinsi yang merasa dirugikan dengan penyetaraan tersebut,” tegas Lisda.

Menurut Lisda, transformasi kelembagaan ini tidak boleh sekadar menjadi “ganti baju”, melainkan benar-benar menghadirkan perbaikan dalam tata kelola haji dan umrah.

Dengan pembenahan internal yang kuat serta diplomasi yang efektif dengan otoritas Arab Saudi, ia optimistis pelayanan haji dan umrah ke depan akan semakin berkualitas. (Bee)

Berita Terkait

Pasar Painan Segera Rampung, Hendrajoni Dorong Pusat Perdagangan yang Nyaman dan Representatif
Dua Jabatan Strategis di Pessel Resmi Terisi, Hendrajoni Percayakan Pengawasan PDAM kepada Zainal Arifin
Tinjau Korban Banjir dan Longsor di Tapan, Hendrajoni: Pemerintah Hadir, Masyarakat Harus Bangkit
Serap Aspirasi Karang Taruna, Lisda Hendrajoni : Anak-anak muda harus kreatif, inovatif, dan berani mengambil peluang.
Ikuti Workshop Ekonomi Karbon Nasional, Hendrajoni Siapkan Langkah Penguatan Pembangunan Hijau di Pesisir Selatan
Bupati Hendrajoni Lantik Puluhan Pejabat Eselon III dan IV, Hendro Kurniawan Isi Jabatan Sekretaris Diskominfo Pessel
Lisda Hendrajoni Ajak Peserta ISKADA Sumbar Kembali Berwisata ke Mandeh, Dorong Ekonomi Perempuan Pesisir Selatan
Perokok di Rumah Sakit Jadi Sorotan, Pansus DPRD Pessel Perketat Pembahasan Ranperda KTR
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Pasar Painan Segera Rampung, Hendrajoni Dorong Pusat Perdagangan yang Nyaman dan Representatif

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Dua Jabatan Strategis di Pessel Resmi Terisi, Hendrajoni Percayakan Pengawasan PDAM kepada Zainal Arifin

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Tinjau Korban Banjir dan Longsor di Tapan, Hendrajoni: Pemerintah Hadir, Masyarakat Harus Bangkit

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Serap Aspirasi Karang Taruna, Lisda Hendrajoni : Anak-anak muda harus kreatif, inovatif, dan berani mengambil peluang.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Ikuti Workshop Ekonomi Karbon Nasional, Hendrajoni Siapkan Langkah Penguatan Pembangunan Hijau di Pesisir Selatan

Berita Terbaru