Pesisir Selatan, RW – Suasana khidmat menyelimuti prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 13 pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (9/2/2026). Di hadapan jajaran pejabat dan unsur Forkopimda, Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, memimpin langsung pengambilan sumpah yang menjadi penanda babak baru perjalanan birokrasi daerah.
Pelantikan tersebut bukan sekadar agenda seremonial rutin pemerintahan, melainkan momentum strategis dalam memperkuat struktur kepemimpinan perangkat daerah. Sebanyak 13 Aparatur Sipil Negara resmi dipercaya mengemban jabatan pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama/Eselon II.b).
Acara itu turut dihadiri Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan DPRD, serta para kepala perangkat daerah yang menyaksikan langsung prosesi sakral tersebut.
Berlandaskan Keputusan Bupati Pesisir Selatan Nomor 800.1.3.3/33/MP-BKPSDMD/2026, pelantikan ini mencakup pejabat yang mengalami mutasi maupun pengangkatan dalam jabatan baru sebagai bagian dari dinamika organisasi pemerintahan.
Di balik prosesi pengambilan sumpah, tersimpan harapan besar terhadap peningkatan kinerja birokrasi. Bupati Hendrajoni menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan langkah penyegaran yang bertujuan memperkuat efektivitas pemerintahan.
Menurutnya, jabatan bukanlah sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan kepada negara dan masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati mengingatkan bahwa pejabat yang dilantik harus bekerja dengan kesungguhan, integritas, dan loyalitas terhadap visi pembangunan daerah.
“Setiap pejabat yang dilantik hari ini harus bekerja sungguh-sungguh, profesional, dan penuh tanggung jawab sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing,” tegas Hendrajoni.
Ia menekankan bahwa tantangan pembangunan Pesisir Selatan semakin kompleks, sehingga aparatur pemerintah dituntut adaptif dan responsif terhadap perubahan.

Inovasi, menurutnya, menjadi kunci penting dalam menciptakan pelayanan publik yang efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Saudara-saudara harus mampu melahirkan inovasi dan terobosan demi terwujudnya Pesisir Selatan yang maju, tumbuh, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Bupati juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas perangkat daerah agar program pembangunan berjalan selaras dan saling menguatkan.
Sebagai bentuk keseriusan dalam menjaga kualitas kinerja, ia menegaskan bahwa para pejabat akan menjalani masa evaluasi selama enam bulan ke depan.
Evaluasi tersebut mencakup capaian kinerja, kepemimpinan, serta kemampuan menerjemahkan kebijakan kepala daerah ke dalam program konkret.
“Enam bulan ke depan akan menjadi masa penilaian. Jika tidak menunjukkan kinerja yang baik, tentu akan ada langkah-langkah evaluatif sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Prosesi pelantikan semakin bermakna ketika para pejabat menandatangani fakta integritas sebagai komitmen menjalankan tugas secara jujur, bersih, dan profesional.
Penandatanganan itu menjadi simbol bahwa amanah jabatan harus dijalankan dengan transparansi dan bebas dari praktik penyimpangan.

Bupati berharap komitmen tersebut benar-benar diimplementasikan dalam setiap kebijakan dan keputusan yang diambil.
Sebanyak 13 pejabat yang dilantik akan memimpin sejumlah perangkat daerah strategis yang berperan penting dalam roda pembangunan.
Mereka diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Momentum ini sekaligus menjadi bagian dari penyegaran birokrasi untuk memastikan pemerintahan berjalan efektif dan berorientasi pada hasil nyata.
Adapun pejabat yang dilantik tersebut adalah Hellen Hasmeita Sari, S.E., Ak.M.Ec.Dev sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Setda Kabupaten Pesisir Selatan; Evafauza Yuliasman, S.E., M.Si. sebagai Inspektur Kabupaten Pesisir Selatan; N. Riswandi, S.T., M.Si. sebagai Asisten Administrasi Umum Setda; Subchandri, S.E., M.Si. sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah; serta Armen, A.P., M.M. sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
Selain itu, turut dilantik Marzan, S.H., M.M. sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik; Jaferi sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang; Roli Buchari, S.T., M.T. sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup; Ronald Bernardo, S.IP., M.M. sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga; Mar Alamsyah, SSTP., M.A. sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa; Andi Syafinal, S.Pi., M.Si. sebagai Kepala Dinas Perikanan dan Pangan; Ahmad Hidayat, SSTP., M.Sc. sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu; serta Adril Yesmen, S.Pd., M.Pd. sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesisir Selatan.
Dengan komposisi kepemimpinan yang baru tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan optimistis dapat melangkah lebih cepat dalam mewujudkan pembangunan daerah yang maju, tumbuh, dan berkelanjutan. (Bee/Adv)



















