PESISIR SELATAN, RW – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan memulai pembangunan Jembatan Gantung Pelangai Gadang Ranpes sebagai upaya memulihkan akses masyarakat yang sebelumnya terputus akibat diterjang banjir. Proyek senilai Rp4.728.956.107 itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni di Nagari Pelangai Gadang, Kecamatan Ranah Pesisir.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrajoni, unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang menyambut dimulainya pembangunan jembatan dengan penuh antusias.
Prosesi peletakan batu pertama tetap berlangsung meski diguyur hujan. Cuaca yang kurang bersahabat tidak mengurangi semangat pemerintah daerah bersama masyarakat untuk memulai pembangunan infrastruktur yang telah lama dinantikan.
Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni mengatakan, hujan yang turun saat kegiatan berlangsung tidak menjadi alasan untuk menunda pembangunan yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Walaupun hujan, tidak menghilangkan semangat kita untuk membangun. Jembatan ini merupakan kebutuhan masyarakat yang harus segera kita wujudkan agar aktivitas warga kembali normal,” ujar Hendrajoni.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Gantung Pelangai Gadang Ranpes menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena akses tersebut sebelumnya mengalami kerusakan akibat banjir sehingga menghambat mobilitas masyarakat.
Ia menjelaskan, keberadaan jembatan baru nantinya akan mempermudah masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari akses menuju sekolah, pelayanan kesehatan, hingga distribusi hasil pertanian yang menjadi sumber penghidupan warga.
Selain meningkatkan konektivitas antarwilayah, pembangunan jembatan juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat karena akses transportasi akan menjadi lebih cepat, aman, dan efisien.

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrajoni menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan kembali jembatan yang selama ini menjadi harapan masyarakat Pelangai Gadang Ranpes.
“Jembatan ini memiliki arti yang sangat penting bagi masyarakat Pelangai Gadang Ranpes. Sejak rusak diterjang banjir, banyak aktivitas warga yang terhambat. Karena itu, pembangunan kembali jembatan ini menjadi harapan besar agar mobilitas masyarakat kembali normal. Anak-anak bisa kembali berangkat ke sekolah dengan aman, masyarakat lebih mudah mengakses layanan kesehatan, dan para petani dapat mengangkut hasil panennya tanpa harus menempuh jalur yang lebih jauh. Kami berharap proses pembangunannya berjalan lancar sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat,” kata Lisda.
Lisda menilai pembangunan infrastruktur dasar seperti jembatan merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di daerah yang terdampak bencana alam.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci untuk mempercepat pemerataan pembangunan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
Pembangunan Jembatan Gantung Pelangai Gadang Ranpes menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam meningkatkan kualitas infrastruktur hingga ke wilayah-wilayah yang membutuhkan akses penghubung yang memadai.
Masyarakat berharap pembangunan jembatan dapat selesai sesuai jadwal sehingga akses yang sempat terputus akibat banjir kembali pulih. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga memperkuat aktivitas pendidikan, pelayanan kesehatan, dan perekonomian masyarakat di kawasan Pelangai Gadang Kecamatan Ranah Pesisir . (Bee)



















