Sekolah Lapang Gempa dan Tsunami Digelar di Pesisir Selatan, Masyarakat Didorong Tingkatkan Kesiapsiagaan.

Penulis -

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali menggelar Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami (SLG) 2025.

Kegiatan ini berlangsung di Aula MTs PP Darussalam, Nagari Ampiang Parak, Kecamatan Sutera, pada Sabtu (23/08), dan diikuti oleh unsur pemerintah daerah, Forkopimda, pelajar, tokoh masyarakat, serta relawan kebencanaan.

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya kembali Pesisir Selatan sebagai lokasi kegiatan.

Ia menegaskan, sekolah lapang tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman gempa bumi maupun tsunami.

“Melalui sekolah lapang ini, kita berharap seluruh peserta tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu menyebarkan pengetahuan kepada masyarakat di lingkungan masing-masing. Semakin banyak yang sadar dan terlatih, semakin kuat pula kesiapsiagaan kita menghadapi bencana,” ungkapnya.

Hendrajoni juga menyebutkan, hingga tahun 2025, BMKG telah menempatkan berbagai perangkat penting di wilayah Pesisir Selatan, seperti seismograf untuk mendeteksi getaran gempa serta peralatan diseminasi informasi gempa dan tsunami.

Baca Juga :  Pengprov IPSI Sumbar Tegaskan Langkah Plt. Ketua KONI Pessel Sesuai AD/ART

Dengan dukungan teknologi ini, diharapkan informasi kebencanaan dapat lebih cepat sampai ke masyarakat.

Sementara itu, Direktur Seismologi Teknik Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG, Setyoajie Prayoedhie, menekankan bahwa Pesisir Selatan merupakan salah satu daerah yang berada di zona rawan bencana.

Oleh karena itu, peningkatan kapasitas masyarakat melalui sekolah lapang menjadi kebutuhan mendesak.

“Kegiatan seperti ini harus ditanamkan sejak dini agar lahir budaya tanggap bencana di tengah masyarakat. Dengan begitu, ketika bencana terjadi, masyarakat sudah tahu apa yang harus dilakukan,” tegasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Balai Besar MKG Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, Forkopimda Pesisir Selatan, Kepala BPBD Pessel Yuskardi, Camat Sutera Dailipal, perangkat nagari, guru, siswa, hingga tokoh masyarakat setempat.

Selain penyampaian materi, peserta juga terlibat langsung dalam praktik lapangan dan simulasi evakuasi gempa serta tsunami.

Melalui kegiatan ini, masyarakat Ampiang Parak diharapkan semakin siap, sigap, dan terlatih dalam menghadapi potensi bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi di daerah tersebut.

Baca Juga :  Safari Ramadhan Perdana, Wabup Pessel: Pererat Silatarahmi Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terkait

Pasar Painan Segera Rampung, Hendrajoni Dorong Pusat Perdagangan yang Nyaman dan Representatif
Tinjau Korban Banjir dan Longsor di Tapan, Hendrajoni: Pemerintah Hadir, Masyarakat Harus Bangkit
Serap Aspirasi Karang Taruna, Lisda Hendrajoni : Anak-anak muda harus kreatif, inovatif, dan berani mengambil peluang.
Ikuti Workshop Ekonomi Karbon Nasional, Hendrajoni Siapkan Langkah Penguatan Pembangunan Hijau di Pesisir Selatan
Bupati Hendrajoni Lantik Puluhan Pejabat Eselon III dan IV, Hendro Kurniawan Isi Jabatan Sekretaris Diskominfo Pessel
Lisda Hendrajoni Ajak Peserta ISKADA Sumbar Kembali Berwisata ke Mandeh, Dorong Ekonomi Perempuan Pesisir Selatan
Perokok di Rumah Sakit Jadi Sorotan, Pansus DPRD Pessel Perketat Pembahasan Ranperda KTR
Raih Nomor Urut 3, Ujang PM Bawa Filosofi Tali Tigo Sapilin untuk Tuik IV Koto Mudiek
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Pasar Painan Segera Rampung, Hendrajoni Dorong Pusat Perdagangan yang Nyaman dan Representatif

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Tinjau Korban Banjir dan Longsor di Tapan, Hendrajoni: Pemerintah Hadir, Masyarakat Harus Bangkit

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Serap Aspirasi Karang Taruna, Lisda Hendrajoni : Anak-anak muda harus kreatif, inovatif, dan berani mengambil peluang.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Ikuti Workshop Ekonomi Karbon Nasional, Hendrajoni Siapkan Langkah Penguatan Pembangunan Hijau di Pesisir Selatan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Lisda Hendrajoni Ajak Peserta ISKADA Sumbar Kembali Berwisata ke Mandeh, Dorong Ekonomi Perempuan Pesisir Selatan

Berita Terbaru