Pessel, RW – Anggota DPR RI Komisi VIII, Dr. Hj. Lisda Hendrajoni, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara pelepasan jamaah calon haji Kabupaten Pesisir Selatan tahun 1447 H. Kehadiran Srikandi Partai NasDem ini menegaskan komitmen legislatif dalam memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi jemaah.
Acara pelepasan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momen penuh haru bagi ratusan calon jemaah haji beserta keluarga yang turut mengantar. Suasana religius begitu terasa, diiringi doa dan harapan agar seluruh jemaah diberikan kelancaran dalam menjalankan rukun Islam kelima di Tanah Suci.
Sebanyak 209 jamaah calon haji asal Kabupaten Pesisir Selatan tahun 1447 H secara resmi dilepas untuk menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Jumlah tersebut menjadi representasi masyarakat Pesisir Selatan yang mendapat kesempatan istimewa untuk memenuhi panggilan Allah SWT.
Dalam sambutannya yang diawali dengan pantun penuh makna, Lisda menyampaikan bahwa pelepasan jamaah haji bukan sekadar seremoni, melainkan momentum spiritual yang sarat dengan nilai-nilai keikhlasan, kesabaran, dan ketaatan total kepada Allah SWT.
Ia menegaskan bahwa setiap jemaah yang berangkat merupakan orang-orang pilihan yang telah melalui proses panjang, baik secara administratif maupun spiritual. Oleh karena itu, kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk beribadah secara maksimal.

Sebagai anggota komisi yang membidangi urusan agama, Lisda menegaskan komitmennya untuk terus mengawal seluruh tahapan penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari persiapan di tanah air hingga pelaksanaan di Arab Saudi.
“Kami terus mendorong peningkatan kualitas layanan, mulai dari proses keberangkatan, selama berada di Tanah Suci, hingga nantinya kembali ke tanah air,” tegas Lisda dalam naskah sambutannya.
Menurutnya, kualitas pelayanan haji harus terus ditingkatkan setiap tahunnya, baik dari sisi fasilitas, kesehatan, transportasi, maupun pendampingan ibadah. Hal ini penting agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan khusyuk.
Kepada para jamaah, Lisda juga menitipkan sejumlah pesan penting agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar. Ia mengingatkan agar jemaah senantiasa menjaga kondisi fisik, mengingat padatnya aktivitas selama di Tanah Suci.
Selain itu, jamaah diminta untuk menunjukkan sikap disiplin dengan mematuhi aturan dan arahan petugas haji. Kekompakan antar sesama jemaah juga dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga kenyamanan dan keselamatan bersama.
Lisda juga menekankan pentingnya menjaga akhlak dan perilaku selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, jemaah haji Indonesia harus mampu menjadi cerminan umat Islam yang santun, tertib, dan saling menghormati di mata dunia internasional.
Di akhir sambutannya, Lisda menyampaikan doa tulus bagi seluruh jamaah agar diberikan kemudahan dalam menjalankan setiap rangkaian ibadah, serta senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.
“Semoga para jamaah kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur dan mabruroh, serta membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan yang kita cintai,” tutupnya.
Sementara itu, prosesi pelepasan jamaah haji dilakukan secara resmi oleh Hendrajoni selaku Bupati Pesisir Selatan, didampingi oleh unsur Forkopimda setempat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi simbol dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kelancaran penyelenggaraan ibadah haji bagi masyarakat Pesisir Selatan.



















