Menteri Sosial Kunjungan Ke Sumbar, Lisda Hendrajoni Dorong Kepala Daerah Ajukan Proposal Sekolah Rakyat

Penulis -

Selasa, 29 April 2025 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, RW – Anggota DPR RI Komisi VIII, Drs. Hj. Lisda Hendrajoni, S.E., M.M.Tr mendorong seluruh kepala daerah di Sumatera Barat untuk segera mempersiapkan dan mengajukan proposal pembangunan Sekolah Rakyat. Program Kementerian Sosial yang merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto ini sangat penting untuk meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Sumatera Barat.

Hal ini disampaikan Perempuan yang kerap disapa Bunda Lisda tersebut pada saat acara dialog antara Menteri Sosial Drs. Saifullah Yusuf dengan pilar-pilar sosial kota padang dari unsur SDM PKH, TKSK, Tagana, Pelopor Perdamain, PSM, dan Pendamping Rehsos, pada hari Selasa (29/04) pagi di Gedung Auditorium Gubernur Sumatera Barat.

“Saya mendorong seluruh kepala daerah di Sumatera Barat untuk proaktif menyiapkan proposal agar lebih banyak lagi anak-anak di Ranah Minang yang bisa merasakan manfaat dari Sekolah Rakyat ini,” ujar Lisda Hendrajoni.

Lisda Hendrajoni menyambut baik langkah Kementerian Sosial (Kemensos) yang melibatkan seluruh pihak dalam mewujudkan program mulia ini. Ia menilai, program Sekolah Rakyat merupakan upaya strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.  

Baca Juga :  Lisda Hendrajoni Serap Aspirasi di Kemenag Tanah Datar, Dorong Peningkatan Fasilitas Pendidikan dan Keagamaan

“Sekolah Rakyat ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan anak-anak kita. Dengan pendidikan yang layak, mereka memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita dan berkontribusi bagi pembangunan daerah,” tambahnya.

Ia berharap, dengan adanya dorongan ini, setiap kabupaten/kota di Sumatera Barat dapat merasakan manfaat dari program Sekolah Rakyat, sehingga semakin banyak anak-anak yang memiliki akses pendidikan yang berkualitas.

Sementara itu, sudah ada 8-9 Kabupaten/Kota yang sudah mengajukan proposal untuk program tersebut, salah satunya Kabupaten Pesisir Selatan yang telah mengajukan proposal untuk program pembangunan Sekolah Rakyat tersebut dengan lahan yang akan digunakan seluas 10 hektar.

Diharapkan, dengan pengajuan ini, Pesisir Selatan dapat menjadi salah satu daerah di Sumatera Barat yang menerima manfaat dari program strategis ini.

Sementara itu Menteri Sosial Drs. Saifullah Yusuf, atau yang sakrap disapa Gus Ipul menyebut program Sekolah Rakyat ini diharapkan dapat mengatasi kesenjangan pendidikan di Indonesia, sehingga anak-anak yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem tetap dapat mengecap pendidikan secara gratis.

Baca Juga :  Hadiri Manasik Haji di Painan, Lisda Hendrajoni Beri Arahan dan Motivasi kepada Calon Jemaah

“ Tentunya program ini dari Bapak Presiden untuk memberikan kesetaraan pendidikan bagi anak-anak di Indonesia. Kami terus menginstruksikan agar kepala daerah dapat berkoordinasi dengan kementrian terkait apa yang harus dipersiapkan, sehingga di tahun ini kita targetkan seluruh daerah, sudah memenuhi syarat untuk berlangsungnya program sekolah rakyat ini, untuk dapat dilaksanakan penyelenggaraannya pada tahun depan,” ujar Gus Ipul.

Lebih lanjut dijelaskan, Program Sekolah Rakyat yang digagas oleh Presiden Prabowo ini, bertujuan memberikan akses pendidikan secara gratis dan berkelanjutan, mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Seluruh pembangunan fisik, sarana dan prasarana, tenaga pendidik, serta kurikulum akan diselenggarakan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial. (Bee)

Berita Terkait

Serap Aspirasi Karang Taruna, Lisda Hendrajoni : Anak-anak muda harus kreatif, inovatif, dan berani mengambil peluang.
Perokok di Rumah Sakit Jadi Sorotan, Pansus DPRD Pessel Perketat Pembahasan Ranperda KTR
Raih Nomor Urut 3, Ujang PM Bawa Filosofi Tali Tigo Sapilin untuk Tuik IV Koto Mudiek
Setujui APBD Perubahan 2026, Fraksi Persatuan Bintang Perjuangan DPRD Pessel Ingatkan Pemkab Jangan Sekadar Habiskan Anggaran
Lisda Hendrajoni: Empat Pilar Harus Hidup dalam Tindakan, Bukan Sekadar Hafalan
Setujui APBD Perubahan 2026, Fraksi Persatuan Bintang Perjuangan DPRD Pessel Ingatkan Pemkab Jangan Sekadar Habiskan Anggaran
Lisda Hendrajoni Raih Anugerah Bunda Literasi, Perpustakaan Pessel Satu-satunya Kelas A di Sumbar
Bawa Nama Pessel ke Tingkat Nasional, Pelajar SMAN 3 Painan Dapat Suntikan Semangat dari Lisda-Hendrajoni
Berita ini 181 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Serap Aspirasi Karang Taruna, Lisda Hendrajoni : Anak-anak muda harus kreatif, inovatif, dan berani mengambil peluang.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Perokok di Rumah Sakit Jadi Sorotan, Pansus DPRD Pessel Perketat Pembahasan Ranperda KTR

Jumat, 25 September 2026 - 18:16 WIB

Raih Nomor Urut 3, Ujang PM Bawa Filosofi Tali Tigo Sapilin untuk Tuik IV Koto Mudiek

Rabu, 16 September 2026 - 15:40 WIB

Setujui APBD Perubahan 2026, Fraksi Persatuan Bintang Perjuangan DPRD Pessel Ingatkan Pemkab Jangan Sekadar Habiskan Anggaran

Selasa, 15 September 2026 - 17:58 WIB

Lisda Hendrajoni: Empat Pilar Harus Hidup dalam Tindakan, Bukan Sekadar Hafalan

Berita Terbaru