Rinna Suri, Mantan Model yang Angkat Tenun Minang ke Panggung Internasional

Penulis -

Jumat, 16 Mei 2025 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ranah Warta – Perjalanan karier Rinna Suri mengalami transformasi besar ketika ia memutuskan untuk meninggalkan dunia modeling dan menapaki jalur baru sebagai desainer mode.

Setelah lebih dari satu dekade berkiprah sebagai model profesional, Rinna kini dikenal sebagai pendiri label SURI Indonesia—sebuah brand yang mengusung kain tradisional Indonesia ke ranah fashion global.

Didirikan pada tahun 2017, SURI Indonesia lahir dari kecintaan Rinna terhadap Tenun Minang, warisan tekstil dari Sumatera Barat.

Dengan visi menjadikan kain tradisional sebagai bagian dari mode modern, ia menciptakan koleksi yang menyeimbangkan kekayaan budaya dengan gaya kontemporer.

“Tenun Minang memiliki filosofi dan keindahan tersendiri. Saya ingin dunia melihat bahwa kain ini tidak kalah anggun dan mewah dibandingkan tekstil lain di dunia,” ujar Rinna dalam wawancara seusai pergelaran Indonesian Fashion Night di Riyadh, Arab Saudi.

Dalam acara bergengsi yang diselenggarakan oleh KBRI Riyadh dan Indonesian Fashion Chamber tersebut, Rinna tampil bersama delapan desainer Indonesia lainnya untuk memperkenalkan karya-karya terbaik Tanah Air.

Baca Juga :  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

 

Karyanya mencuri perhatian berkat paduan Tenun Balai Panjang dengan potongan modern yang simpel dan elegan.

Busana yang ditampilkan memadukan menonjolkan keanggunan Tenun Minang dalam siluet kasual yang bisa dikenakan sehari-hari maupun dalam acara formal.

Rinna menunjukkan bahwa kain tradisional tidak hanya cocok untuk pakaian adat, tetapi juga bisa menjadi bagian dari gaya hidup urban.

Sebagai anggota aktif Indonesian Fashion Chamber, Rinna dikenal konsisten dalam misinya melestarikan tekstil Indonesia. Ia meyakini bahwa inovasi dan keberanian bereksperimen adalah kunci agar warisan budaya tetap relevan di tengah perubahan tren yang cepat.

“Desain Rinna sangat unik. Ia berhasil mempertahankan unsur budaya tanpa mengorbankan sisi modernitasnya. Ini langkah penting untuk memperkenalkan kain tradisional kita ke dunia,” ungkap perwakilan KBRI yang hadir pada kesempatan tersebut.

Karya-karya Rinna tidak hanya mendapat tempat di hati pencinta fashion lokal, tetapi juga mulai dikenal di pasar mancanegara.

Ia kerap menerima undangan untuk mengikuti pameran mode internasional, sebagai representasi dari kekayaan budaya Indonesia yang terus hidup dalam dunia modern.

Baca Juga :  Hari Pers Nasional Pengingat Pentingnya Pers yang Bebas dan Berpihak pada Publik

Melalui SURI Indonesia, Rinna berharap bisa menginspirasi generasi muda untuk mencintai dan mengenakan kain tradisional. Ia percaya bahwa setiap helai tenun menyimpan cerita, dan tugas para desainer adalah menyampaikannya dengan cara yang relevan bagi zaman ini.

Langkah Rinna Suri menjadi cerminan bahwa mode bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga tentang identitas dan warisan. Dengan setiap desain yang ia hadirkan, ia menenun kembali kebanggaan bangsa dalam bentuk yang lebih segar dan mendunia.(Bee)

Berita Terkait

Lisda Hendrajoni Ajak Peserta ISKADA Sumbar Kembali Berwisata ke Mandeh, Dorong Ekonomi Perempuan Pesisir Selatan
Gandeng Bank Nagari, Pemkab Pessel Terapkan E-Tiketing Retribusi Pulau Pamutusan dan Pagang
Lisda Hendrajoni: Empat Pilar Harus Hidup dalam Tindakan, Bukan Sekadar Hafalan
Anggota DPR Masuk Desil 4, Lisda Hendrajoni Soroti Akurasi Data Sosiail
Lisda Hendrajoni Raih Anugerah Bunda Literasi, Perpustakaan Pessel Satu-satunya Kelas A di Sumbar
Lisda Hendrajoni Tutup Pickleball Cup I 2026, Siap Naik Kelas Jadi Turnamen Nasional Tahun Depan
Bawa Nama Pessel ke Tingkat Nasional, Pelajar SMAN 3 Painan Dapat Suntikan Semangat dari Lisda-Hendrajoni
81 Tahun Merdeka, Lisda Hendrajoni: Kemerdekaan Harus Dirasakan Perempuan dalam Bentuk Kecerdasan dan Kesejahteraan
Berita ini 127 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Lisda Hendrajoni Ajak Peserta ISKADA Sumbar Kembali Berwisata ke Mandeh, Dorong Ekonomi Perempuan Pesisir Selatan

Rabu, 16 September 2026 - 22:43 WIB

Gandeng Bank Nagari, Pemkab Pessel Terapkan E-Tiketing Retribusi Pulau Pamutusan dan Pagang

Selasa, 15 September 2026 - 17:58 WIB

Lisda Hendrajoni: Empat Pilar Harus Hidup dalam Tindakan, Bukan Sekadar Hafalan

Rabu, 9 September 2026 - 06:15 WIB

Anggota DPR Masuk Desil 4, Lisda Hendrajoni Soroti Akurasi Data Sosiail

Rabu, 9 September 2026 - 06:03 WIB

Lisda Hendrajoni Raih Anugerah Bunda Literasi, Perpustakaan Pessel Satu-satunya Kelas A di Sumbar

Berita Terbaru