Pesisir Selatan, RW – Malam penganugerahan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Sumatera Barat 2025 kembali menjadi panggung prestasi bagi Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Acara yang berlangsung di Istana Gubernur Sumbar pada Selasa (18/11/2025) itu menegaskan bahwa komitmen Pessel terhadap transparansi kian kuat dan diakui di tingkat provinsi.
Pesisir Selatan dinobatkan sebagai Juara 2 kategori kabupaten/kota, sebuah capaian yang menempatkan daerah ini sejajar dengan wilayah-wilayah lain yang telah lebih dahulu maju dalam tata kelola informasi publik. Kota Padang tampil sebagai Juara 1, sementara Pessel berhasil mengungguli Kabupaten Solok Selatan yang berada di peringkat ketiga.
Prestasi tersebut menjadi bukti kesungguhan pemerintah daerah dalam memperkuat prinsip keterbukaan, akuntabilitas, dan pelayanan publik yang berbasis data. Capaian ini sekaligus menandai pencapaian kolektif seluruh perangkat daerah dalam mendorong tata kelola yang lebih transparan.
Keberhasilan Pessel tidak hanya tampak pada penilaian tingkat kabupaten, tetapi merembes hingga ke lapisan pemerintahan terendah, yakni nagari. Hal ini menunjukkan bahwa budaya keterbukaan informasi telah diterapkan secara merata dan sistematis.

Nagari Airhaji Barat menjadi salah satu sorotan utama pada ajang tersebut setelah meraih Juara 1 kategori nagari/desa/kelurahan. Prestasi ini memperlihatkan bagaimana pemerintahan nagari mampu mengelola informasi publik secara modern dan responsif.
Tidak kalah membanggakan, Nagari Muara Inderapura turut tampil sebagai Juara 2 pada kategori yang sama. Dominasi dua nagari dari Pessel ini menegaskan bahwa fondasi transparansi sudah tertanam kuat di tingkat akar rumput.
Pemerintah nagari di Pessel dinilai mampu menampilkan inovasi dalam pengelolaan informasi, mulai dari keterbukaan anggaran, pelayanan data publik, hingga pemanfaatan platform digital berbasis informasi. Hal ini menjadi bukti bahwa pembinaan perangkat daerah berjalan efektif.
Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi, hadir menerima penghargaan dan menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh unsur pemerintah daerah dan nagari.
Risnaldi mengucapkan apresiasi kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) kabupaten hingga PPID nagari yang selama ini bekerja memastikan akses informasi dapat berjalan dengan baik. Ia menegaskan bahwa keberhasilan itu bukan hanya milik pemerintah, tetapi juga masyarakat.
Menurut Risnaldi, keterbukaan informasi publik bukanlah beban administratif yang harus dipenuhi, melainkan hak fundamental masyarakat yang wajib dilayani pemerintah. Pemenuhan hak tersebut, kata dia, menjadi bagian dari penguatan pelayanan publik yang modern.
Ia menambahkan bahwa penghargaan ini harus dijadikan momentum untuk meningkatkan kinerja PPID dalam menyajikan data akurat dan responsif. Pemerintah, katanya, memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk menjamin informasi publik dapat diakses kapan pun oleh masyarakat.
Evaluasi Komisi Informasi Sumbar menunjukkan bahwa Pessel berhasil meningkatkan komitmen politik dalam keterbukaan informasi. Hal ini tercermin dari berbagai kebijakan yang memperkuat akses publik terhadap data pemerintah.
Selain komitmen politik, keberhasilan Pessel juga terlihat dari kualitas pelayanan PPID di setiap OPD yang dinilai semakin profesional dan terukur. Standar layanan informasi, baik melalui tatap muka maupun kanal digital, terus mengalami peningkatan.
Komisi Informasi Sumbar juga menilai inovasi sebagai salah satu kekuatan Pessel. Berbagai terobosan yang dilakukan pemerintah daerah dianggap mampu menjawab kebutuhan publik terhadap data yang cepat, tepat, dan mudah diakses.
Pemerintah Pesisir Selatan disebut konsisten memperkuat sarana teknologi informasi, termasuk pembaruan portal resmi dan penyediaan berbagai dokumen publik secara daring. Langkah ini dinilai efektif dalam mengurangi hambatan akses informasi.
Risnaldi berharap penghargaan ini mampu menjadi energi baru untuk memperkuat prinsip keterbukaan di seluruh OPD dan nagari. Ia menekankan bahwa semakin tinggi kebutuhan masyarakat terhadap data, semakin besar pula tantangan pemerintah untuk berbenah.

Menurutnya, kolaborasi antarlembaga menjadi faktor krusial dalam menjaga keberlanjutan tata kelola pemerintahan terbuka. Setiap perangkat daerah diharapkan terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan publik.
Prestasi Pessel di tingkat provinsi menjadi cerminan bahwa daerah ini berada pada jalur yang tepat dalam membangun birokrasi modern. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kebijakan berbasis data dan transparansi.
Risnaldi menilai keberhasilan nagari Airhaji Barat dan Muara Inderapura merupakan bukti bahwa nagari memiliki potensi besar dalam mewujudkan keterbukaan informasi. Ia berharap nagari-nagari lain dapat menjadikannya sebagai inspirasi.
Keberhasilan nagari tersebut menunjukkan bahwa transparansi anggaran dan pelayanan publik kini lebih mudah diakses masyarakat. Hal ini membuat pemerintahan nagari lebih dipercaya dan lebih dekat dengan warga.
Komisi Informasi Sumbar turut memberikan apresiasi atas konsistensi peningkatan indeks KIP Pessel. Daerah ini dinilai mampu menjaga tren positif dari tahun ke tahun dalam hal reformasi informasi publik.
Hadirnya Wakil Bupati dalam penganugerahan tersebut juga menjadi simbol keseriusan kepemimpinan daerah terhadap isu keterbukaan. Pemerintah dinilai telah menempatkan transparansi sebagai indikator utama keberhasilan birokrasi.
Penghargaan ini menegaskan bahwa keterbukaan informasi adalah investasi jangka panjang yang membawa keuntungan besar bagi pemerintah dan masyarakat. Semakin tinggi tingkat transparansi, semakin besar kepercayaan publik yang dibangun.
Risnaldi mengajak seluruh unsur pemerintahan Pessel untuk menjadikan pencapaian ini sebagai standar baru dalam pelayanan publik. Ia menekankan bahwa penghargaan bukanlah akhir, melainkan awal dari tantangan yang lebih besar.
Pemerintah Pesisir Selatan pun menyatakan kesiapan menghadapi tuntutan keterbukaan informasi di masa mendatang. Mereka menjadikan transparansi sebagai kunci dalam memperkuat Pessel menuju daerah yang lebih maju dan sejahtera. (Adv)



















