Posyandu Lunang Jadi Garda Terdepan Pencegahan Stunting, Lisda Hendrajoni: “Selama Kader Hidup, Posyandu Tidak Akan Pernah Mati”

Penulis -

Selasa, 28 Oktober 2025 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lunang, – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menegaskan komitmennya memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pencegahan stunting dan layanan keluarga. Hal itu terlihat dalam kegiatan pembinaan kader Posyandu se-Kecamatan Lunang, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Posyandu sebagai Garda Terdepan Pencegahan Stunting dan Layanan Keluarga” ini dihadiri Ketua TP Posyandu Kabupaten Pesisir Selatan, Lisda Hendrajoni, Kepala Dinas Kesehatan Agustina Rahmadhani, Camat Lunang, Kapolsek, Danramil, kepala puskesmas, wali nagari, serta puluhan kader Posyandu.

Dalam sambutannya, Lisda Hendrajoni menegaskan bahwa kader Posyandu adalah ujung tombak kesehatan keluarga.

“Selama kadernya hidup, Posyandu tidak akan pernah mati. Selama Posyandu hidup, generasi akan selamat,” ujarnya yang disambut tepuk tangan peserta.

Ia menekankan, Posyandu tidak lagi sekadar tempat “timbang–ukur–pulang” sebagaimana dulu dikenal masyarakat, melainkan sudah berevolusi menjadi pusat layanan keluarga terpadu.

Menurut Lisda, Posyandu kini mencakup edukasi kesehatan, pencegahan stunting, pendampingan keluarga berisiko, hingga layanan remaja dan lansia.

“Kader Posyandu adalah pahlawan gizi yang menjaga masa depan bangsa,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni Tegaskan Lanjutkan Pembangunan Pasar Inpres Painan.

Kepala Dinas Kesehatan, Agustina Rahmadhani, menambahkan bahwa pembinaan ini bertujuan menyegarkan kembali pemahaman kader.

“Kami ingin kader memahami kebijakan terbaru Posyandu, strategi deteksi dini gizi buruk, hingga penggunaan aplikasi e-PPGBM untuk pencatatan dan pelaporan data,” katanya.

Ia menyebut, terdapat lima tujuan utama dari pembinaan kali ini, yaitu memperkuat pemahaman kader, menyegarkan tugas pokok, memastikan layanan tepat sasaran, memperkuat pencegahan stunting, dan meningkatkan semangat pengabdian.

Materi yang diberikan menekankan lima peran kader Posyandu, yakni sebagai edukator, motivator, detektor dini, pendamping keluarga, dan pencatat data kesehatan.

Selain teori, kader juga diajarkan praktik lima langkah pelayanan Posyandu mulai dari registrasi, pengukuran berat dan tinggi badan, pencatatan di buku KIA dan aplikasi digital, pemberian vitamin dan imunisasi, hingga penyuluhan keluarga.

Lisda juga menegaskan pentingnya peran Posyandu dalam Fokus 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). “Masa emas tumbuh kembang anak ada pada periode ini. Jika kita gagal, dampaknya jangka panjang,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan penegasan pentingnya kolaborasi lintas sektor. “Stunting bukan hanya soal kesehatan, tapi juga menyangkut pola makan, lingkungan, dan perilaku. Karena itu kader harus bekerja bersama PKK, PAUD, BKB, hingga PKH,” jelas Agustina.

Baca Juga :  Buka Pelatihan Kader PKK se-Pesisir Selatan, Lisda Hendrajoni: PKK bukan hanya gerakan ibu-ibu semata.

Para kader menyambut antusias kegiatan ini. Mereka mengaku siap menjadi motor penggerak perubahan perilaku masyarakat untuk mencegah stunting dan meningkatkan kualitas gizi keluarga. (Bee)

Berita Terkait

Pasar Painan Segera Rampung, Hendrajoni Dorong Pusat Perdagangan yang Nyaman dan Representatif
Tinjau Korban Banjir dan Longsor di Tapan, Hendrajoni: Pemerintah Hadir, Masyarakat Harus Bangkit
Serap Aspirasi Karang Taruna, Lisda Hendrajoni : Anak-anak muda harus kreatif, inovatif, dan berani mengambil peluang.
Ikuti Workshop Ekonomi Karbon Nasional, Hendrajoni Siapkan Langkah Penguatan Pembangunan Hijau di Pesisir Selatan
Bupati Hendrajoni Lantik Puluhan Pejabat Eselon III dan IV, Hendro Kurniawan Isi Jabatan Sekretaris Diskominfo Pessel
Lisda Hendrajoni Ajak Peserta ISKADA Sumbar Kembali Berwisata ke Mandeh, Dorong Ekonomi Perempuan Pesisir Selatan
Perokok di Rumah Sakit Jadi Sorotan, Pansus DPRD Pessel Perketat Pembahasan Ranperda KTR
Raih Nomor Urut 3, Ujang PM Bawa Filosofi Tali Tigo Sapilin untuk Tuik IV Koto Mudiek
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Pasar Painan Segera Rampung, Hendrajoni Dorong Pusat Perdagangan yang Nyaman dan Representatif

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Tinjau Korban Banjir dan Longsor di Tapan, Hendrajoni: Pemerintah Hadir, Masyarakat Harus Bangkit

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Serap Aspirasi Karang Taruna, Lisda Hendrajoni : Anak-anak muda harus kreatif, inovatif, dan berani mengambil peluang.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Ikuti Workshop Ekonomi Karbon Nasional, Hendrajoni Siapkan Langkah Penguatan Pembangunan Hijau di Pesisir Selatan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Lisda Hendrajoni Ajak Peserta ISKADA Sumbar Kembali Berwisata ke Mandeh, Dorong Ekonomi Perempuan Pesisir Selatan

Berita Terbaru