Pesisir Selatan, RW — Sebuah momen bersejarah kembali ditorehkan oleh Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni. Pada Kamis (23/10), ia menerima Penghargaan Anugerah Mitra Strategis dari Universitas Negeri Padang (UNP). Penghargaan ini diberikan dalam rangkaian Dies Natalis UNP ke-71 yang berlangsung di Auditorium UNP.
Acara tersebut dihadiri ratusan civitas akademika, tokoh pendidikan, pemerintah daerah, serta tamu undangan dari berbagai kalangan. Suasana khidmat menyelimuti prosesi, sementara gemuruh tepuk tangan terdengar ketika nama Bupati Hendrajoni diumumkan sebagai penerima penghargaan.

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Rektor UNP, Prof. Krismadinata, Ph.D. Prosesi penyerahan itu menjadi simbol kolaborasi erat antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah daerah, khususnya dalam memajukan kualitas pendidikan di Sumatera Barat.
Menurut pihak UNP, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada mitra strategis yang berperan besar dalam mendukung pendidikan. Kriteria yang dinilai tidak hanya soal kontribusi, tetapi juga kesinambungan komitmen dan dampak nyata di masyarakat.
Dalam sambutannya, Rektor Krismadinata menegaskan bahwa Anugerah Mitra Strategis hanya diberikan kepada pihak yang konsisten dalam menjembatani kolaborasi antara akademisi dan birokrasi. Hendrajoni dinilai berhasil memenuhi kriteria tersebut.
“Kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan memberikan dampak luas. Komitmen Bupati Hendrajoni dalam mendorong pendidikan sangat nyata dan berkelanjutan,” ujarnya di hadapan hadirin.
Rektor menambahkan, dukungan pemerintah daerah turut mempermudah UNP menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kolaborasi itu meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang manfaatnya dirasakan tidak hanya oleh kampus, tetapi juga masyarakat luas.
Bagi UNP, sinergi semacam ini menjadi fondasi penting dalam menghubungkan teori akademik dengan praktik pembangunan. “Inovasi kampus bisa lebih cepat sampai ke masyarakat jika pemerintah daerah ikut menjadi jembatan,” tegas Krismadinata.
Bupati Hendrajoni sendiri menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima. Baginya, apresiasi ini bukanlah semata capaian pribadi, melainkan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.
“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk masyarakat dan aparatur Pesisir Selatan. Ini buah kerja keras kita bersama dalam memajukan pendidikan,” ucapnya dengan nada penuh syukur.
Sebagai kepala daerah, Hendrajoni memang dikenal menaruh perhatian besar pada sektor pendidikan. Sejak awal kepemimpinannya, ia menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan daerah.
Komitmen itu diwujudkan melalui program pemerataan akses, peningkatan kualitas guru, hingga pemberian dukungan sarana pendidikan. Ia kerap menegaskan, setiap anak Pesisir Selatan berhak mendapat kesempatan belajar yang sama.
Selain itu, Pemkab Pesisir Selatan juga aktif membangun kemitraan dengan perguruan tinggi. Kerja sama dengan UNP meliputi pelatihan guru, penelitian kolaboratif, hingga inovasi sosial dan teknologi untuk kepentingan daerah.
Bagi Hendrajoni, hubungan pemerintah daerah dengan kampus harus dipandang sebagai kebutuhan strategis. Ia percaya, birokrasi tanpa dukungan akademik akan sulit melahirkan inovasi pembangunan.
“Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan kampus dengan riset dan keilmuan yang mereka miliki adalah kunci menghadirkan solusi kreatif,” ujarnya menekankan.
Salah satu contoh nyata adalah program pelatihan guru di Pesisir Selatan yang melibatkan dosen UNP. Program ini terbukti meningkatkan kompetensi guru sekaligus memperbaiki kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah daerah.
Selain itu, penelitian bersama antara UNP dan Pemkab juga melahirkan data dan rekomendasi kebijakan yang lebih akurat. Bagi pemerintah daerah, hal ini membantu merancang program pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Bupati Hendrajoni menilai penghargaan dari UNP menjadi motivasi tambahan untuk terus melahirkan inovasi pendidikan. Ia berharap kerja sama semakin diperluas, tidak hanya di bidang pendidikan formal, tetapi juga pemberdayaan masyarakat.
“Kami berharap kerja sama ini berlanjut, termasuk untuk peningkatan kapasitas generasi muda. Karena mereka adalah aset masa depan daerah,” ungkapnya penuh optimisme.
Momentum Dies Natalis UNP ke-71 juga menjadi ajang penghargaan bagi tokoh dan lembaga lain. Hal ini menunjukkan betapa luasnya jaringan mitra strategis UNP dalam membangun Sumatera Barat.
Acara berlangsung khidmat, namun juga meriah dengan penampilan seni mahasiswa. Para tamu undangan menyampaikan harapan agar UNP terus berjaya dan berkontribusi untuk bangsa.

Penghargaan Mitra Strategis diharapkan menjadi pemicu bagi daerah lain agar lebih aktif menggandeng perguruan tinggi. Pembangunan sumber daya manusia unggul memang hanya bisa terwujud lewat kolaborasi lintas sektor.
Bagi Pesisir Selatan, penghargaan ini menjadi penanda kuat bahwa komitmen pendidikan di bawah kepemimpinan Hendrajoni tidak sebatas janji, melainkan gerakan nyata.
Dan pada akhirnya, Hendrajoni kembali menegaskan: pendidikan bukan hanya investasi daerah, melainkan investasi bangsa.



















