Groundbreaking Huntara, Bupati Pessel Laporkan Kondisi Pascabencana ke Menko PMK

Penulis -

Sabtu, 13 Desember 2025 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, RW — Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, memaparkan kondisi terkini pascabencana yang melanda wilayahnya dalam kegiatan Groundbreaking pembangunan hunian sementara bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat, Sabtu (13/12).

Paparan tersebut disampaikan secara daring kepada Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, serta Sekretaris Utama (Sestama) BNPB RI dan Pangdam XX Imam Bonjol, sebagai bagian dari rangkaian percepatan penanganan pascabencana di sejumlah daerah terdampak.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Hendrajoni didampingi oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pesisir Selatan, serta Direktur Pemulihan dan Peningkatan Fisik BNPB RI, Afrial Rosya.

Kegiatan yang bertempat di lokasi rencana pembangunan huntara di Nagari Puluik-puluik tersebut,  juga dihadiri langsung oleh masyarakat yang terdampak banjir di Kecamatan Bayang Utara.

Bupati Hendrajoni menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan telah mengambil langkah cepat dengan menyiapkan lahan seluas 2.500 meter persegi untuk pembangunan hunian sementara atau huntara.

Baca Juga :  Sidang Praperadilan Kasus Dugaan Korupsi Relokasi RSUD Tipe C Dimulai di PN Padang, Ditunda hingga 25 Agustus 2025
Screenshot

Lahan tersebut berlokasi di Nagari Puluik-puluik, Kecamatan Bayang Utara, dan akan digunakan untuk pembangunan sebanyak 22 unit huntara bagi masyarakat yang terdampak bencana, khususnya warga yang kehilangan tempat tinggal.

“Pemkab Pesisir Selatan berkomitmen memastikan warga terdampak mendapatkan tempat hunian yang layak. Untuk itu, kami telah menyediakan lahan dan siap mendukung penuh proses pembangunan hunian sementara,” ujar Hendrajoni dalam paparannya.

Ia menjelaskan, pembangunan huntara tersebut nantinya akan dilaksanakan melalui kerja sama antara BNPB RI dan Tentara Nasional Indonesia (TNI), sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana.

Selain huntara, Pemkab Pesisir Selatan juga telah menyiapkan lahan seluas 3 hektare yang direncanakan akan digunakan sebagai lokasi pembangunan hunian tetap bagi masyarakat yang akan direlokasi.

“Lahan hunian tetap ini diproyeksikan untuk relokasi sekitar 75 kepala keluarga yang terdampak langsung bencana dan membutuhkan tempat tinggal permanen,” kata Hendrajoni.

Sementara itu, Direktur Pemulihan dan Peningkatan Fisik BNPB RI, Afrial Rosya, menegaskan bahwa pembangunan huntara akan segera dilaksanakan melalui sinergi antara BNPB RI dan TNI.

Baca Juga :  Sah! M. Adli Pimpin KONI Pesisir Selatan Periode 2025–2029

“Pembangunan hunian sementara ini akan kami kerjakan bersama TNI agar prosesnya berjalan cepat, tepat, dan sesuai standar kelayakan bagi masyarakat terdampak,” ujar Afrial Rosya.

Saat ini, sambil menunggu pembangunan huntara rampung, masyarakat terdampak, terutama yang kehilangan rumah, masih ditempatkan di posko pengungsian UPTD Batang Utara.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan bersama pemerintah provinsi dan pemerintah pusat terus berkoordinasi untuk memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi, sekaligus mematangkan langkah-langkah pemulihan jangka pendek dan jangka panjang pascabencana. (Bee)

Berita Terkait

Pasar Painan Segera Rampung, Hendrajoni Dorong Pusat Perdagangan yang Nyaman dan Representatif
Tinjau Korban Banjir dan Longsor di Tapan, Hendrajoni: Pemerintah Hadir, Masyarakat Harus Bangkit
Serap Aspirasi Karang Taruna, Lisda Hendrajoni : Anak-anak muda harus kreatif, inovatif, dan berani mengambil peluang.
Ikuti Workshop Ekonomi Karbon Nasional, Hendrajoni Siapkan Langkah Penguatan Pembangunan Hijau di Pesisir Selatan
Bupati Hendrajoni Lantik Puluhan Pejabat Eselon III dan IV, Hendro Kurniawan Isi Jabatan Sekretaris Diskominfo Pessel
Lisda Hendrajoni Ajak Peserta ISKADA Sumbar Kembali Berwisata ke Mandeh, Dorong Ekonomi Perempuan Pesisir Selatan
Perokok di Rumah Sakit Jadi Sorotan, Pansus DPRD Pessel Perketat Pembahasan Ranperda KTR
Raih Nomor Urut 3, Ujang PM Bawa Filosofi Tali Tigo Sapilin untuk Tuik IV Koto Mudiek
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Pasar Painan Segera Rampung, Hendrajoni Dorong Pusat Perdagangan yang Nyaman dan Representatif

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Tinjau Korban Banjir dan Longsor di Tapan, Hendrajoni: Pemerintah Hadir, Masyarakat Harus Bangkit

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Serap Aspirasi Karang Taruna, Lisda Hendrajoni : Anak-anak muda harus kreatif, inovatif, dan berani mengambil peluang.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Ikuti Workshop Ekonomi Karbon Nasional, Hendrajoni Siapkan Langkah Penguatan Pembangunan Hijau di Pesisir Selatan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Lisda Hendrajoni Ajak Peserta ISKADA Sumbar Kembali Berwisata ke Mandeh, Dorong Ekonomi Perempuan Pesisir Selatan

Berita Terbaru