Dukung Percepatan Pemulihan, Mulyadi Apresiasi Huntara dan DTH untuk Warga Bayang Utara.

Penulis -

Minggu, 22 Februari 2026 - 03:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

i

Screenshot

Bayang Utara. RW – Peresmian Hunian Sementara (Huntara) di Taratak Baru, Kecamatan Bayang Utara, menjadi momentum penting bagi warga terdampak bencana. Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, Mulyadi, hadir langsung untuk memastikan proses berjalan baik.

Kehadirannya bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari fungsi pengawasan legislatif. Ia ingin melihat langsung kondisi dan kebutuhan warga di lapangan.

Sebanyak 22 unit Huntara di Limau Hantu telah selesai dan ditempati warga. Progres ini dianggap sebagai bukti nyata keseriusan pemerintah daerah.

Di Taratak Baru, 20 dari 31 unit telah rampung dibangun. Mulyadi berharap sisa unit dapat diselesaikan sebelum Idul Fitri.

Ia menyatakan DPRD siap mendukung penuh kebijakan anggaran yang berpihak pada korban bencana. Pemulihan harus menjadi prioritas bersama.

Menurutnya, hunian yang layak adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. Keamanan dan kenyamanan warga harus menjadi fokus utama.

Selain Huntara, penyaluran Dana Tunggu Hunian Tahap II turut menjadi perhatian. Bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana memberikan dukungan finansial bagi keluarga terdampak.

Baca Juga :  Dampingi Andre Rosiade, Bupati Hendrajoni Terima 5.000 Paket Sembako untuk Warga Pesisir Selatan
Screenshot

Dana tersebut disalurkan melalui Bank Rakyat Indonesia Cabang Painan secara non-tunai. Mekanisme ini dinilai transparan dan efisien.

Mulyadi menilai sistem transfer langsung ke rekening penerima meminimalisir potensi penyalahgunaan. Ia menyebutnya sebagai langkah maju dalam tata kelola bantuan.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan bersama agar tidak ada penerima yang terlewat. Validasi data harus terus diperbarui.

Dalam dialog dengan warga, ia mendengar harapan agar bantuan berlanjut hingga hunian tetap tersedia. Aspirasi tersebut akan diperjuangkan di DPRD.

Mulyadi mengapresiasi kepemimpinan Bupati Hendrajoni yang turun langsung memantau penyaluran bantuan. Koordinasi lintas sektor dinilai berjalan baik.

Keterlibatan BPBD dan Forkopimda memperkuat proses pemulihan. Sinergi antarinstansi menjadi faktor penting keberhasilan program.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga fasilitas Huntara. Partisipasi warga diperlukan agar lingkungan tetap bersih dan aman.

Menurutnya, pemulihan pasca-bencana tidak hanya soal bangunan fisik. Dukungan moral dan kebersamaan juga sangat menentukan.

Mulyadi melihat optimisme mulai tumbuh di tengah masyarakat. Kehadiran pemerintah memberi rasa aman dan harapan baru.

Baca Juga :  Gandeng Investor Jepang, Pemkab Pessel Rencanakan Pengembangan Sejumlah Potensi Daerah

Ia menyatakan komitmennya untuk terus memantau progres pembangunan. Laporan berkala akan diminta dari instansi terkait.

Perencanaan hunian tetap menjadi agenda penting berikutnya. Huntara disebut sebagai solusi sementara yang harus diikuti kebijakan jangka panjang.

Koordinasi dengan pihak perbankan juga dilakukan guna memastikan kelancaran pencairan bantuan. Kendala teknis harus segera diatasi.

Screenshot

Mulyadi menilai akuntabilitas adalah kunci dalam pengelolaan dana bencana. Transparansi akan menjaga kepercayaan publik.

Ia mengajak masyarakat tetap kompak dan saling membantu selama masa pemulihan. Solidaritas sosial menjadi kekuatan utama.

Di akhir kegiatan, suasana penuh kehangatan terlihat antara wakil rakyat dan warga. Dialog berlangsung terbuka dan penuh kekeluargaan.

Mulyadi berharap seluruh proses pemulihan berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Ia menegaskan akan terus mengawal program hingga warga benar-benar kembali hidup normal dan sejahtera.

Berita Terkait

Pasar Painan Segera Rampung, Hendrajoni Dorong Pusat Perdagangan yang Nyaman dan Representatif
Tinjau Korban Banjir dan Longsor di Tapan, Hendrajoni: Pemerintah Hadir, Masyarakat Harus Bangkit
Serap Aspirasi Karang Taruna, Lisda Hendrajoni : Anak-anak muda harus kreatif, inovatif, dan berani mengambil peluang.
Ikuti Workshop Ekonomi Karbon Nasional, Hendrajoni Siapkan Langkah Penguatan Pembangunan Hijau di Pesisir Selatan
Bupati Hendrajoni Lantik Puluhan Pejabat Eselon III dan IV, Hendro Kurniawan Isi Jabatan Sekretaris Diskominfo Pessel
Lisda Hendrajoni Ajak Peserta ISKADA Sumbar Kembali Berwisata ke Mandeh, Dorong Ekonomi Perempuan Pesisir Selatan
Perokok di Rumah Sakit Jadi Sorotan, Pansus DPRD Pessel Perketat Pembahasan Ranperda KTR
Raih Nomor Urut 3, Ujang PM Bawa Filosofi Tali Tigo Sapilin untuk Tuik IV Koto Mudiek
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Pasar Painan Segera Rampung, Hendrajoni Dorong Pusat Perdagangan yang Nyaman dan Representatif

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Tinjau Korban Banjir dan Longsor di Tapan, Hendrajoni: Pemerintah Hadir, Masyarakat Harus Bangkit

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Serap Aspirasi Karang Taruna, Lisda Hendrajoni : Anak-anak muda harus kreatif, inovatif, dan berani mengambil peluang.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Ikuti Workshop Ekonomi Karbon Nasional, Hendrajoni Siapkan Langkah Penguatan Pembangunan Hijau di Pesisir Selatan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Lisda Hendrajoni Ajak Peserta ISKADA Sumbar Kembali Berwisata ke Mandeh, Dorong Ekonomi Perempuan Pesisir Selatan

Berita Terbaru