PESISIR SELATAN – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu warga terdampak bencana. Bupati Pesisir Selatan, H. Hendrajoni, S.H., M.H., bersama Dr. Hj. Lisda Hendrajoni, S.E., M.M.Tr., menyerahkan bantuan sarana rumah tangga dan kebutuhan pokok kepada puluhan keluarga yang saat ini masih menempati Hunian Sementara (Huntara) di Taratak Baru dan Limau Hantu, Kecamatan Bayang Utara, Selasa (9/6/2026).
Sebanyak 83 kepala keluarga menerima bantuan yang disalurkan langsung oleh pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan pascabencana.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Hendrajoni menegaskan bahwa kehadiran pemerintah tidak hanya sebatas memberikan bantuan darurat, tetapi juga memastikan para penyintas memperoleh dukungan yang memadai hingga dapat kembali menempati hunian yang layak dan permanen.
Berbagai kebutuhan rumah tangga disalurkan kepada warga, mulai dari lemari pakaian, rice cooker, setrika listrik, paket sembako, hingga perlengkapan khusus untuk balita seperti susu, popok, dan kebutuhan bayi lainnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga yang masih menjalani kehidupan di huntara.
Menurut Hendrajoni, perhatian pemerintah terhadap para pengungsi harus diwujudkan melalui langkah nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, selain bantuan logistik, pemerintah daerah juga terus berupaya mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang berkaitan dengan relokasi warga ke hunian tetap.
“Kami memahami kondisi yang dialami masyarakat saat ini. Karena itu pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dan kehidupan di huntara tetap berjalan dengan baik. Ini merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus komitmen kami kepada masyarakat,” ujar Hendrajoni saat berdialog dengan warga.
Di hadapan para pengungsi, Bupati juga menyampaikan perkembangan terbaru terkait rencana pembangunan Hunian Tetap (Huntap). Ia mengungkapkan bahwa proses pembebasan lahan untuk lokasi pembangunan saat ini sedang berlangsung dan menjadi prioritas pemerintah daerah.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, kata dia, terus mempercepat seluruh tahapan administrasi dan teknis agar pembangunan Huntap dapat segera direalisasikan. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan kepastian kepada warga yang masih tinggal di hunian sementara.
“Kami tidak ingin masyarakat terlalu lama berada di huntara. Saat ini proses pembebasan lahan dan pematangan lokasi terus berjalan. Insya Allah, apabila seluruh tahapan dapat diselesaikan sesuai rencana, masyarakat akan segera menempati hunian tetap yang lebih aman, nyaman, dan layak,” katanya.
Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI, Dr. Hj. Lisda Hendrajoni, S.E., M.M.Tr., yang turut mendampingi penyerahan bantuan menegaskan bahwa penanganan korban bencana harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga penyediaan hunian permanen yang aman bagi masyarakat.
Menurut Lisda, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang terdampak bencana merupakan bentuk nyata negara dalam memberikan perlindungan dan memastikan warga dapat bangkit kembali dari situasi sulit yang mereka hadapi.
“Kami ingin memastikan masyarakat yang terdampak bencana tidak merasa sendiri. Bantuan yang disalurkan hari ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama berada di huntara. Namun yang lebih penting, kita terus mendorong percepatan pembangunan hunian tetap agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan dengan nyaman dan memiliki kepastian tempat tinggal,” ujar Lisda.
Politisi Partai NasDem tersebut juga menegaskan bahwa sebagai anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi urusan kebencanaan dan sosial, dirinya akan terus mengawal berbagai program bantuan dan rehabilitasi bagi masyarakat terdampak bencana di Pesisir Selatan.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan berbagai pihak terkait agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. Pemulihan pascabencana harus menjadi perhatian bersama sehingga warga dapat kembali hidup secara normal, aman, dan sejahtera,” tambahnya.
Kabar terkait percepatan pembangunan Huntap disambut antusias oleh warga yang telah menanti kepastian tempat tinggal permanen sejak terjadinya bencana. Banyak di antara mereka berharap proses pembangunan dapat segera dimulai sehingga kehidupan mereka dapat kembali berjalan normal.
Selain menyerahkan bantuan, Hendrajoni dan Lisda Hendrajoni juga meninjau langsung kondisi hunian sementara serta berdialog dengan masyarakat untuk mendengarkan berbagai kebutuhan dan aspirasi yang masih perlu mendapat perhatian pemerintah.
Kunjungan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), unsur pemerintah kecamatan, wali nagari, serta tokoh masyarakat setempat yang bersama-sama mendampingi proses penyaluran bantuan.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat terdampak bencana, tidak hanya pada masa tanggap darurat, tetapi juga hingga proses rehabilitasi dan pembangunan hunian permanen dapat terwujud sepenuhnya. (Bee)



















