Temui Kepala Badan Pangan Nasional, Bupati Pesisir Selatan Bahas Ketahanan Pangan.

Penulis -

Jumat, 2 Mei 2025 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, RW – Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, melakukan kunjungan resmi ke kantor Badan Pangan Nasional di Jakarta, pada Jum’at (2/5). Pertemuan tersebut membahas sejumlah strategi untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayah Pesisir Selatan, terutama dalam menghadapi tantangan distribusi, produksi lokal, dan dampak perubahan iklim.

Dalam pertemuan itu, Hendrajoni menyampaikan bahwa Pesisir Selatan memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perikanan, namun masih menghadapi berbagai kendala yang menghambat kemandirian pangan daerah. Salah satu tantangan utama yang diangkat adalah minimnya infrastruktur serta banyaknya infrastruktur yang rusak akibat bencan dan kurangnya akses teknologi pertanian modern.

“Kami ingin memastikan masyarakat di seluruh pelosok Pesisir Selatan memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman, dan terjangkau,” ungkap Hendrajoni.

Ia juga menegaskan perlunya dukungan dari pemerintah pusat agar daerah bisa lebih mandiri dalam menyediakan kebutuhan pangannya. Selain itu, Hendrajoni menyoroti pentingnya penguatan data pangan daerah agar kebijakan pusat dapat lebih tepat sasaran. Ia berharap ada integrasi data antara pusat dan daerah untuk mempercepat respon terhadap potensi krisis pangan maupun lonjakan harga.

Baca Juga :  Setujui APBD Perubahan 2026, Fraksi Persatuan Bintang Perjuangan DPRD Pessel Ingatkan Pemkab Jangan Sekadar Habiskan Anggaran

“Sejauh ini Pesisir Selatan merupakan salah satu lumbung padi di Sumatera Barat. Bahkan Pessel merupakan daerah penghasil beras terbanyak di Sumbar,” ujar HJ.

Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi menyambut baik inisiatif Bupati Hendrajoni. Ia menilai langkah ini sebagai bagian penting dari penguatan sistem pangan nasional yang berkelanjutan. Menurutnya, keterlibatan aktif kepala daerah dalam isu pangan sangat dibutuhkan di tengah berbagai dinamika global yang berdampak pada sektor ini.

Pembahasan juga mencakup program konkret seperti pengembangan lumbung pangan, distribusi benih unggul, serta peningkatan kapasitas petani dan nelayan lokal. Hendrajoni bahkan mengusulkan agar Pesisir Selatan memiliki teknologi rice milling dengan kapasitas yang lebih besar, sebagai salah satu lumbung padi di Sumatera Barat.

Badan Pangan Nasional pun merespons dengan komitmen untuk melakukan kunjungan lapangan ke Pesisir Selatan dalam waktu dekat. Kunjungan tersebut akan digunakan untuk melihat langsung kondisi petani, nelayan, serta infrastruktur pangan yang ada di lapangan.

“Saya optimis jika sinergi ini berlanjut, maka kesejahteraan masyarakat kami akan meningkat melalui sistem pangan yang lebih kuat,” kata Hendrajoni menutup pertemuan.

Baca Juga :  Sinergi Hebat! Lisda dan Hendrajoni Kompak Dorong PKK Jadi Kekuatan Perubahan.

Pertemuan ini menjadi langkah awal dari kolaborasi strategis antara pemerintah pusat dan daerah. Diharapkan hasilnya tidak hanya memperkuat ketahanan pangan Pesisir Selatan, tetapi juga menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

Dengan kerja sama yang solid dan program yang tepat sasaran, ketahanan pangan bukan hanya cita-cita, tetapi bisa menjadi kenyataan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. (Bee)

Berita Terkait

Pasar Painan Segera Rampung, Hendrajoni Dorong Pusat Perdagangan yang Nyaman dan Representatif
Tinjau Korban Banjir dan Longsor di Tapan, Hendrajoni: Pemerintah Hadir, Masyarakat Harus Bangkit
Serap Aspirasi Karang Taruna, Lisda Hendrajoni : Anak-anak muda harus kreatif, inovatif, dan berani mengambil peluang.
Ikuti Workshop Ekonomi Karbon Nasional, Hendrajoni Siapkan Langkah Penguatan Pembangunan Hijau di Pesisir Selatan
Bupati Hendrajoni Lantik Puluhan Pejabat Eselon III dan IV, Hendro Kurniawan Isi Jabatan Sekretaris Diskominfo Pessel
Lisda Hendrajoni Ajak Peserta ISKADA Sumbar Kembali Berwisata ke Mandeh, Dorong Ekonomi Perempuan Pesisir Selatan
Perokok di Rumah Sakit Jadi Sorotan, Pansus DPRD Pessel Perketat Pembahasan Ranperda KTR
Raih Nomor Urut 3, Ujang PM Bawa Filosofi Tali Tigo Sapilin untuk Tuik IV Koto Mudiek
Berita ini 173 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Pasar Painan Segera Rampung, Hendrajoni Dorong Pusat Perdagangan yang Nyaman dan Representatif

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Tinjau Korban Banjir dan Longsor di Tapan, Hendrajoni: Pemerintah Hadir, Masyarakat Harus Bangkit

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Serap Aspirasi Karang Taruna, Lisda Hendrajoni : Anak-anak muda harus kreatif, inovatif, dan berani mengambil peluang.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Ikuti Workshop Ekonomi Karbon Nasional, Hendrajoni Siapkan Langkah Penguatan Pembangunan Hijau di Pesisir Selatan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Lisda Hendrajoni Ajak Peserta ISKADA Sumbar Kembali Berwisata ke Mandeh, Dorong Ekonomi Perempuan Pesisir Selatan

Berita Terbaru