Jakarta, RW – Meski pada hari libur dalam memperingati Hari Buruh Nasional, hal tersebut tak menyurutkan komitmen Bupati Pesisir Selatan untuk terus menjemput anggaran pusat ke daerah.
Pada “May Day” yang jatuh pada Kamis (1/5), Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni bertandang ke Kantor Kementrian PUPR di Jakarta untuk bertemu dengan Menteri PUPR Ir. Doddy Hanggodo, MPE.
“Sudah lama dijadwalkan ingin bertemu dengan Pak Menteri Doddy Hanggodo, kebetulan pada hari ini ada kesempatan, dan bertepatan pula dengan hari libur. Namun syukur Alhamdulillah, beliau bersedia dan menerima kami di Kantornya Kementrian PUPR,” ujar Hendrajoni saat dihubungi awak media.
Menurut HJ, pertemuannya dengan Menteri PUPR tersebut yakni terkait sejumlah pembangunan Infrastruktur di Pesisir Selatan yang telah rusak akibat bencana banjir bandang, salah satunya pembangunan jembatan di Nagari Koto Rawang Kecamatan IB Jurai.
“Setidaknya ada 5 Jembatan yang pembangunan nya tahun ini akan dilaksanakan di Pesisir Selatan, namun anggaran nya terkunci di Balai, tadi kita sudah sampaikan langsung kepada Bapak Menteri dan langsung ditanggapi positif oleh beliau, terutama jembatan Koto Rawang di Kecamatan IV Jurai,” jelasnya.

Kesempatan bertemu dengan Menteri tersebut, dioptimalkan Bupati Pesisir Selatan, dengan menyampaikan sejumlah proposal lainnya, termasuk pembangunan bendungan serta jalan-jalan yang ada di Pesisir Selatan.
“Tadi kita masukkan semua proposalnya untuk pembangunan serta perbaikan infrastruktur kita yang rusak di Pesisir Selatan, ada jalan dan jembatan, serta bendungan termasuk yang kita tinjau beberapa waktu lalu di Kecamatan Batang Kapas,” sambungnya.
Pertemuan dan diskusi tersebut, menurut Bupati disambut sangat baik dan mendapat respons positif oleh Menteri PUPR.
“Kita mendapat sambutan dan respon yang positif di Kementrian PUPR. Insha Allah, permohonan dan proposal kita dapat dikabulkan, untuk pembangunan infrastruktur di Pesisir Selatan. Kita do’a sama-sama,” pungkas HJ.
Sebelumnya dalam program 100 hari nya, Bupati Pesisir Selatan, meninjau sejumlah Infrastruktur yang rusak akibat banjir bandang tahun lalu di Pessel, seperti jembatan Koto Rawang Kecamatan IV Jurai dan Irigasi Jalamu di Kecamatan Batang Kapas.
Untuk pembangunan Infrastruktur dibutuhkan anggaran yang cukup besar sehingga dibutuhkan dukungan dari Pemerintah pusat untuk pelaksanaannya. (Bee)



















