Usulkan Pembangunan Sekolah Rakyat ke Menteri Sosial, Bupati Pessel: Wujudkan Pessel “Zero” Anak Putus Sekolah.

Penulis -

Rabu, 23 April 2025 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, RW – Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat kepada Menteri Sosial sebagai upaya strategis dalam memutus mata rantai kemiskinan di daerahnya. Sekolah Rakyat merupakan sekolah gratis berasrama yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Program ini bertujuan memberikan akses pendidikan secara gratis dan berkelanjutan, mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Seluruh pembangunan fisik, sarana dan prasarana, tenaga pendidik, serta kurikulum akan diselenggarakan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial.

Dalam pengusulannya, Hendrajoni menawarkan dua lokasi alternatif sebagai tempat pembangunan Sekolah Rakyat di Pesisir Selatan. Lokasi pertama terletak di Nagari Lakitan, Kecamatan Lengayang, dengan luas lahan mencapai 10 hektare. Sementara lokasi kedua berada di Nagari Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, dengan luas lahan 6 hektare.

Menurut Bupati, seluruh persyaratan yang dibutuhkan telah dipenuhi, mulai dari kesesuaian lahan dengan tata ruang, status lahan yang clear and clean, hingga kelengkapan dokumen administratif lainnya.

Baca Juga :  Pesisir Selatan Raih Peringkat 2 Sumbar Berkat Keberhasilan Tangani Anak Zero Dose

“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak dari keluarga tidak mampu di Pesisir Selatan memiliki masa depan yang lebih baik melalui akses pendidikan yang layak. Sekolah Rakyat adalah solusi yang kami harapkan dapat membuka jalan bagi mereka,” ujar Hendrajoni di Jakarta, Rabu (23/4/2025).

Ia juga menegaskan kesiapan daerah dalam mendukung penuh program tersebut.

“Pemerintah daerah siap membantu dari sisi penyediaan lahan, perizinan, hingga koordinasi lintas sektor. Kami akan kawal penuh agar pembangunan ini bisa berjalan tanpa hambatan,” katanya.

Lebih lanjut, Hendrajoni menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu fokus utama pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan sumber daya manusia.

“Pendidikan adalah kunci utama untuk mengubah nasib. Anak-anak yang hari ini hidup dalam kemiskinan, harus diberi peluang untuk bangkit dan menjadi generasi yang mandiri dan produktif di masa depan,” tegasnya.

Ia pun berharap Kementerian Sosial dapat menetapkan Pesisir Selatan sebagai salah satu dari 200 lokus pembangunan Sekolah Rakyat tahap pertama.

“Kami yakin Pesisir Selatan siap menjadi model percontohan nasional dalam pelaksanaan program ini. Kami ingin daerah kami dikenal tidak hanya karena keindahan alamnya, tapi juga karena keberhasilannya membangun generasi unggul,” tutup Hendrajoni.

Baca Juga :  Presiden RI Serahkan Bantuan Sapi Kurban ke Pesisir Selatan, Bupati Hendrajoni Sampaikan Terima Kasih.

Program ini diharapkan mampu mendorong pemerataan pendidikan, sekaligus menjadi solusi jangka panjang dalam pengentasan kemiskinan di Pesisir Selatan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Selain itu menurut Hendrajoni, dengan adanya nanti Sekolah Rakyat ini, tentunya akan sejalan dengan program pro rakyat yang ia usung yakni Nagari Pandai.

“Salah satu program pro rakyat yang saat ini gencar kami canangkan yakni Nagari Pandai. Kita berharap keberadaan sekolah rakyat ini nantinya, dapat menekan atau bahkan mungkin sesuai dengan target kami, tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah di Pesisir Selatan,” pungkas HJ. (Bee)

Berita Terkait

Pasar Painan Segera Rampung, Hendrajoni Dorong Pusat Perdagangan yang Nyaman dan Representatif
Tinjau Korban Banjir dan Longsor di Tapan, Hendrajoni: Pemerintah Hadir, Masyarakat Harus Bangkit
Ikuti Workshop Ekonomi Karbon Nasional, Hendrajoni Siapkan Langkah Penguatan Pembangunan Hijau di Pesisir Selatan
Bupati Hendrajoni Lantik Puluhan Pejabat Eselon III dan IV, Hendro Kurniawan Isi Jabatan Sekretaris Diskominfo Pessel
Lisda Hendrajoni Ajak Peserta ISKADA Sumbar Kembali Berwisata ke Mandeh, Dorong Ekonomi Perempuan Pesisir Selatan
Perokok di Rumah Sakit Jadi Sorotan, Pansus DPRD Pessel Perketat Pembahasan Ranperda KTR
Raih Nomor Urut 3, Ujang PM Bawa Filosofi Tali Tigo Sapilin untuk Tuik IV Koto Mudiek
Setujui APBD Perubahan 2026, Fraksi Persatuan Bintang Perjuangan DPRD Pessel Ingatkan Pemkab Jangan Sekadar Habiskan Anggaran
Berita ini 276 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Pasar Painan Segera Rampung, Hendrajoni Dorong Pusat Perdagangan yang Nyaman dan Representatif

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Tinjau Korban Banjir dan Longsor di Tapan, Hendrajoni: Pemerintah Hadir, Masyarakat Harus Bangkit

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Ikuti Workshop Ekonomi Karbon Nasional, Hendrajoni Siapkan Langkah Penguatan Pembangunan Hijau di Pesisir Selatan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Lisda Hendrajoni Ajak Peserta ISKADA Sumbar Kembali Berwisata ke Mandeh, Dorong Ekonomi Perempuan Pesisir Selatan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Perokok di Rumah Sakit Jadi Sorotan, Pansus DPRD Pessel Perketat Pembahasan Ranperda KTR

Berita Terbaru