Pemkab Pessel Siapkan Rp. 2.2 Miliar untuk Porprov, Kadispora: “Persoalannya kini Waktu.”

Penulis -

Minggu, 13 September 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESISIR SELATAN, RW — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan memastikan dukungannya terhadap pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat tahun 2026, termasuk terhadap keikutsertaan atlet dan kontingen Pesisir Selatan dalam ajang olahraga tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pesisir Selatan, Ronald Bernando, mengatakan, komitmen pemerintah daerah terhadap Porprov telah diwujudkan melalui dukungan anggaran yang disiapkan untuk kontingen Pesisir Selatan.

Menurut Ronald, Pemkab Pesisir Selatan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,2 miliar dalam APBD Perubahan (APBD-P) Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2026 untuk mendukung keikutsertaan daerah pada Porprov Sumatera Barat.

“Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan sangat mendukung pelaksanaan Porprov Sumatera Barat tahun ini. Dukungan itu juga sudah diwujudkan dengan anggaran yang telah dimasukkan dalam APBD Perubahan sebesar Rp2,2 miliar,” kata Ronald, Minggu (13/9/2026).

Namun, kata dia, persoalan yang dihadapi saat ini bukan terkait ada atau tidaknya dukungan pemerintah daerah, melainkan rentang waktu antara proses pengesahan APBD-P dengan jadwal pelaksanaan Porprov yang sangat berdekatan.

Baca Juga :  TPP KONI Pessel Tutup Penerimaan Berkas, Hanya Satu Kandidat Kembalikan Persyaratan Ketua KONI

APBD-P Kabupaten Pesisir Selatan dijadwalkan disahkan pada 27 September 2026, sedangkan pelaksanaan Porprov dijadwalkan mulai 2 Oktober 2026. Kondisi tersebut membuat waktu yang tersedia untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan kontingen menjadi sangat terbatas.

Menurut Ronald, keikutsertaan sebuah kontingen dalam Porprov membutuhkan berbagai persiapan, mulai dari administrasi hingga penyediaan perlengkapan atlet dan kontingen serta berbagai kebutuhan teknis lainnya.

Dengan rentang waktu hanya beberapa hari, menurut dia, proses tersebut menjadi tantangan tersendiri. Pemerintah daerah tentunya tetap harus memastikan penggunaan anggaran dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Ronald mengatakan, kondisi tersebut juga tidak hanya terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan. Berdasarkan informasi yang diterima, sedikitnya 12 kabupaten/kota di Sumatera Barat menghadapi kondisi relatif sama terkait penyesuaian waktu penganggaran dengan jadwal pelaksanaan Porprov.

Karena itu, ia berharap persoalan tersebut dapat dilihat secara utuh. Menurutnya, komitmen Pemkab Pesisir Selatan terhadap pembinaan olahraga dan keikutsertaan daerah dalam Porprov tetap kuat, sebagaimana ditunjukkan melalui anggaran yang telah disediakan.

Sementara itu, M. Adli dari KONI Kabupaten Pesisir Selatan mengatakan, KONI Pessel pada prinsipnya sangat siap menghadapi Porprov Sumatera Barat tahun ini. Persiapan atlet dari berbagai cabang olahraga juga telah dilakukan.

Baca Juga :  Di Tengah Ramadan, Lisda Hendrajoni Sambangi 31 KK Korban Banjir-Longsor di Bayang Utara

“Kami sangat siap. Data atlet Pesisir Selatan yang akan bertanding pada Porprov juga sudah kami persiapkan. Tentunya kami ingin atlet-atlet kita bisa tampil dan membawa nama baik Pesisir Selatan,” ujar M. Adli.

Meski demikian, M. Adli mengaku memahami kondisi yang dihadapi pemerintah daerah terkait proses penganggaran. Ia juga mengapresiasi keseriusan Pemkab Pesisir Selatan yang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,2 miliar dalam APBD-P 2026.

Menurut dia, dukungan anggaran tersebut menjadi bukti adanya komitmen pemerintah daerah terhadap olahraga dan keikutsertaan kontingen Pesisir Selatan. Hanya saja, waktu antara pengesahan anggaran dan pelaksanaan Porprov menjadi persoalan yang perlu dicarikan solusi bersama.

Melihat kondisi tersebut, M. Adli mengatakan KONI Pesisir Selatan sebelumnya juga menyampaikan harapan agar, apabila memungkinkan, pelaksanaan Porprov dapat dipertimbangkan pada November atau Desember 2026. Usulan itu, kata dia, bukan karena Pesisir Selatan tidak siap mengikuti Porprov, melainkan agar persiapan kontingen dapat dilakukan lebih optimal.

“Kami tentu menghormati jadwal dan keputusan yang telah ditetapkan. Harapan tersebut semata-mata merupakan masukan agar daerah memiliki waktu persiapan yang lebih memadai, apalagi persoalan penyesuaian waktu penganggaran ini juga dialami sejumlah kabupaten/kota lainnya,” katanya.

Baca Juga :  Semarak Idul Fitri, Sukses Tingkatkan Kunjungan Wisata ke- Pantai Carocok Painan.

M. Adli menegaskan, hal terpenting saat ini adalah mencari solusi terbaik tanpa mengurangi semangat para atlet. Dengan kesiapan KONI serta dukungan yang telah ditunjukkan Pemkab Pesisir Selatan, ia berharap kontingen Pesisir Selatan tetap dapat mempersiapkan diri dan memberikan penampilan terbaik pada Porprov Sumatera Barat 2026. (Bee)

Berita Terkait

Pasar Painan Segera Rampung, Hendrajoni Dorong Pusat Perdagangan yang Nyaman dan Representatif
Tinjau Korban Banjir dan Longsor di Tapan, Hendrajoni: Pemerintah Hadir, Masyarakat Harus Bangkit
Serap Aspirasi Karang Taruna, Lisda Hendrajoni : Anak-anak muda harus kreatif, inovatif, dan berani mengambil peluang.
Ikuti Workshop Ekonomi Karbon Nasional, Hendrajoni Siapkan Langkah Penguatan Pembangunan Hijau di Pesisir Selatan
Bupati Hendrajoni Lantik Puluhan Pejabat Eselon III dan IV, Hendro Kurniawan Isi Jabatan Sekretaris Diskominfo Pessel
Lisda Hendrajoni Ajak Peserta ISKADA Sumbar Kembali Berwisata ke Mandeh, Dorong Ekonomi Perempuan Pesisir Selatan
Perokok di Rumah Sakit Jadi Sorotan, Pansus DPRD Pessel Perketat Pembahasan Ranperda KTR
Dari Kabar Gembira 10 November hingga “Ciee Galaauuu Tuuu”, Drama Kepastian Porprov XVI Sumbar
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Pasar Painan Segera Rampung, Hendrajoni Dorong Pusat Perdagangan yang Nyaman dan Representatif

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Tinjau Korban Banjir dan Longsor di Tapan, Hendrajoni: Pemerintah Hadir, Masyarakat Harus Bangkit

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Serap Aspirasi Karang Taruna, Lisda Hendrajoni : Anak-anak muda harus kreatif, inovatif, dan berani mengambil peluang.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Ikuti Workshop Ekonomi Karbon Nasional, Hendrajoni Siapkan Langkah Penguatan Pembangunan Hijau di Pesisir Selatan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Lisda Hendrajoni Ajak Peserta ISKADA Sumbar Kembali Berwisata ke Mandeh, Dorong Ekonomi Perempuan Pesisir Selatan

Berita Terbaru