Bayang Utara, RW — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menyalurkan delapan unit mesin genset untuk empat nagari yang terisolasi di Kecamatan Bayang Utara, Minggu (30/11/2025). Bantuan ini diberikan untuk memenuhi kebutuhan listrik warga setelah jaringan utama rusak berat akibat banjir dan longsor.
Setiap nagari menerima masing-masing dua unit genset lengkap dengan pasokan bahan bakar. Penyerahan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Pesisir Selatan, Eva Fauza Yuliasman, didampingi Dandim 0311 Pesisir Selatan Letkol Czi Theodorus serta Kalaksa BPBD Pesisir Selatan, Muliandri.
Akses menuju empat nagari tersebut masih terputus karena badan jalan amblas dan tertimbun material longsor. Akibatnya, tim gabungan harus mengangkut genset dengan berjalan kaki melewati jalur setapak dan medan licin untuk memastikan bantuan tetap sampai ke warga.
Sejak banjir besar menerjang pada 22 November 2025, masyarakat di wilayah itu benar-benar terisolasi. Selain jalan terputus, aliran listrik juga padam total akibat robohnya tiang dan kabel distribusi.
Sekda Pesisir Selatan, Eva Fauza Yuliasman, mengatakan bahwa pengantaran bantuan secara manual ini membuktikan komitmen pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat.
“Sulitnya akses tidak boleh menjadi alasan. Kami ingin memastikan bantuan sampai ke tangan warga, apa pun tantangannya,” ujarnya.
Eva menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya mempercepat pemulihan infrastruktur dan pembukaan akses jalan.
“Kami bekerja bersama TNI, BPBD, dan perangkat nagari agar masyarakat segera keluar dari kondisi darurat,” katanya.

Kalaksa BPBD Pesisir Selatan, Muliandri, mengatakan genset menjadi kebutuhan paling mendesak karena warga sudah berhari-hari tanpa listrik.
“Genset ini sangat penting untuk penerangan, komunikasi, dan kebutuhan logistik. Meskipun medan sulit, kami pastikan distribusinya tetap berjalan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa tim lapangan terus memonitor kondisi cuaca dan stabilitas tebing untuk menjamin keamanan proses evakuasi dan pendistribusian bantuan.
Dandim 0311 Pesisir Selatan, Letkol Czi Theodorus, menyampaikan bahwa personel TNI akan terus membantu hingga akses utama kembali terbuka.
“Kami mendukung penuh setiap proses penanganan bencana, termasuk mengangkut bantuan secara manual ke lokasi yang tidak bisa ditembus kendaraan,” katanya.
Warga dari empat nagari tersebut mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah. “Kami sangat terbantu. Sudah delapan hari kami gelap total. Genset ini seperti harapan baru bagi kami,” ungkap salah seorang warga yang menerima bantuan.
Dengan tibanya bantuan tersebut, aktivitas warga diharapkan kembali berjalan lebih baik sambil menunggu perbaikan akses dan pemulihan jaringan listrik di wilayah tersebut.



















