Dari Lokasi Bencana Aceh, Lisda Hendrajoni: Suarakan Harapan Para Pengungsi

Penulis -

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh, RW – Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni, S.E., M.M.Tr, menegaskan bahwa penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh harus dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan sepenuhnya berpihak pada korban.

Politikus Partai NasDem itu menyampaikan pernyataan tersebut saat kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI di Banda Aceh, Rabu (10/12), menyusul masih lambatnya penanganan pascabencana di sejumlah daerah terdampak.

“Atas nama Komisi VIII DPR RI, kami menyampaikan duka mendalam kepada seluruh korban bencana di Aceh, serta saudara-saudara kita di Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Negara harus hadir dan memastikan masyarakat tidak berjuang sendiri,” ujar anggota Fraksi NasDem DPR RI dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat I.

Menurut Lisda, meskipun status darurat kebencanaan telah ditetapkan lebih dari dua pekan, sinergi antara pemerintah daerah, kementerian, dan lembaga terkait belum berjalan optimal. Hal tersebut berdampak pada lambatnya distribusi bantuan dan ketidakpastian layanan bagi para pengungsi.

“Setelah hampir 14 hari masa tanggap darurat, koordinasi lintas sektor masih perlu diperkuat. Penanganan bencana harus dilakukan secara terpadu agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.

Baca Juga :  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Lisda juga menyoroti pentingnya percepatan dan sinkronisasi pendataan korban. Dari 18 kabupaten/kota yang terdampak, ratusan ribu warga terpaksa mengungsi dan membutuhkan penanganan yang terukur serta dukungan anggaran yang jelas.

“Pendataan ini sangat krusial. Sampai hari ini, kita belum mendapatkan angka pasti jumlah pengungsi dari masing-masing daerah, padahal batas waktu yang ditetapkan pemerintah provinsi adalah 25 Desember,” ujarnya.

Selain persoalan data, Lisda mengingatkan agar mekanisme bantuan sosial pascabencana tidak terhambat oleh prosedur administratif yang berbelit. Menurutnya, dalam situasi darurat, pendekatan kemanusiaan harus menjadi prioritas utama.

“Jangan sampai prosedur justru menyulitkan warga yang sedang tertimpa musibah. Kebijakan harus fleksibel dan berpihak pada korban,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Lisda juga menaruh perhatian besar terhadap sektor pendidikan. Ia mendorong adanya kebijakan khusus bagi pelajar dan mahasiswa dari keluarga terdampak bencana, termasuk keringanan hingga pembebasan biaya pendidikan di madrasah, UIN, serta perguruan tinggi keagamaan negeri di Aceh.

“Banyak orang tua kehilangan sumber penghasilan akibat bencana. Negara wajib menjamin keberlanjutan pendidikan anak-anak mereka,” ujar Lisda.

Baca Juga :  The Evolution of Jakarta: From Colonial Capital to Modern Metropolis

Tak hanya biaya pendidikan, Lisda menekankan pentingnya perhatian terhadap kebutuhan dasar pelajar dan mahasiswa, termasuk biaya hidup, agar mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan di tengah situasi darurat.

“Living cost pelajar dan mahasiswa harus menjadi perhatian serius dan segera dibahas lintas kementerian,” tambahnya.

Meski berada dalam masa reses, Lisda Hendrajoni memastikan Komisi VIII DPR RI akan terus mengawal penanganan bencana di Aceh. Ia menegaskan DPR akan mendorong langkah-langkah percepatan bersama pemerintah agar kebijakan yang diambil benar-benar efektif dan berorientasi pada kepentingan korban.

“Penanganan bencana harus cepat, sinkron, dan berpihak pada korban. Itu yang terus kami dorong,” pungkasnya. (Bee)

Berita Terkait

Lisda Hendrajoni: Empat Pilar Harus Hidup dalam Tindakan, Bukan Sekadar Hafalan
Anggota DPR Masuk Desil 4, Lisda Hendrajoni Soroti Akurasi Data Sosiail
Lisda Hendrajoni Raih Anugerah Bunda Literasi, Perpustakaan Pessel Satu-satunya Kelas A di Sumbar
Lisda Hendrajoni Tutup Pickleball Cup I 2026, Siap Naik Kelas Jadi Turnamen Nasional Tahun Depan
Bawa Nama Pessel ke Tingkat Nasional, Pelajar SMAN 3 Painan Dapat Suntikan Semangat dari Lisda-Hendrajoni
81 Tahun Merdeka, Lisda Hendrajoni: Kemerdekaan Harus Dirasakan Perempuan dalam Bentuk Kecerdasan dan Kesejahteraan
Gunakan Busana Adat Anak Daro, Lisda Hendrajoni Hadiri Upacara HUT Ke-81 RI di Painan
Menuju LCC 4 Pilar Nasional, Tim SMAN 3 Painan Dapat Dukungan Penuh dari Lisda Hendrajoni
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:58 WIB

Lisda Hendrajoni: Empat Pilar Harus Hidup dalam Tindakan, Bukan Sekadar Hafalan

Rabu, 9 September 2026 - 06:15 WIB

Anggota DPR Masuk Desil 4, Lisda Hendrajoni Soroti Akurasi Data Sosiail

Rabu, 9 September 2026 - 06:03 WIB

Lisda Hendrajoni Raih Anugerah Bunda Literasi, Perpustakaan Pessel Satu-satunya Kelas A di Sumbar

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Lisda Hendrajoni Tutup Pickleball Cup I 2026, Siap Naik Kelas Jadi Turnamen Nasional Tahun Depan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Bawa Nama Pessel ke Tingkat Nasional, Pelajar SMAN 3 Painan Dapat Suntikan Semangat dari Lisda-Hendrajoni

Berita Terbaru