Lisda Hendrajoni: Luka Anak di Daycare Yogyakarta Jadi Alarm Bersama, Perlindungan Tak Boleh Sekadar Formalitas

Penulis -

Rabu, 29 April 2026 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, RW — Kasus dugaan kekerasan terhadap anak di sebuah daycare di Yogyakarta menyisakan luka yang tidak hanya dirasakan para korban, tetapi juga mengguncang rasa aman para orang tua di seluruh Indonesia. Di balik dinding tempat penitipan yang seharusnya penuh kasih, justru tersimpan cerita yang menyayat hati.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Dr. Hj. Lisda Hendrajoni, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut. Ia menilai, kasus ini bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan juga kegagalan bersama dalam menjaga amanah terhadap anak-anak.

“Anak-anak tidak bisa bersuara ketika mereka disakiti. Mereka hanya bisa menunjukkan lewat perubahan sikap, tangisan, atau ketakutan yang sering kali tidak kita sadari. Ini yang membuat kasus seperti ini begitu menyakitkan,” ujar Lisda dengan nada prihatin.

Menurutnya, daycare seharusnya menjadi perpanjangan tangan kasih sayang orang tua—tempat di mana anak merasa aman, diperhatikan, dan dilindungi. Namun, kejadian di Yogyakarta justru memperlihatkan bahwa kepercayaan tersebut bisa runtuh jika tidak dibarengi pengawasan dan tanggung jawab yang kuat.

Baca Juga :  Bawa Nama Pessel ke Tingkat Nasional, Pelajar SMAN 3 Painan Dapat Suntikan Semangat dari Lisda-Hendrajoni

Sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia yang membidangi kesejahteraan sosial dan perlindungan anak, Lisda mendesak pemerintah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan dan operasional daycare di seluruh Indonesia, termasuk aspek perizinan, standar pengasuhan, hingga pengawasan rutin.

Ia juga menekankan pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat, mulai dari seleksi tenaga pengasuh yang profesional, sistem pengawasan berbasis CCTV, hingga audit berkala oleh instansi terkait.

“Negara tidak boleh abai. Harus ada sistem yang memastikan setiap daycare benar-benar layak dan aman bagi anak. Jangan sampai kasus seperti ini terus berulang,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Lisda turut menyampaikan himbauan kepada para orang tua agar lebih selektif dalam memilih tempat penitipan anak. Ia mengingatkan bahwa faktor keamanan dan kualitas pengasuhan harus menjadi prioritas utama, bukan semata pertimbangan praktis seperti jarak atau biaya.

“Orang tua perlu memastikan daycare memiliki izin resmi, tenaga pengasuh yang kompeten, serta sistem pengawasan yang transparan. Jangan ragu untuk mengecek langsung kondisi di lapangan,” imbaunya.

Baca Juga :  Akses Terputus, Lisda Hendrajoni dan BNPB RI Terobos Bayang Utara Antar Bantuan

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi yang intens antara orang tua dan pihak daycare, serta kepekaan terhadap perubahan perilaku anak sebagai tanda awal jika terjadi sesuatu yang tidak wajar.

Lisda menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama antara negara, masyarakat, dan keluarga. Ia berharap kasus di Yogyakarta ini menjadi momentum untuk memperkuat sistem perlindungan anak secara menyeluruh.

“Ini harus menjadi pelajaran penting bagi kita semua. Jangan sampai ada lagi anak-anak yang menjadi korban karena kelalaian orang dewasa,” tutupnya.

Berita Terkait

Lisda Hendrajoni: Empat Pilar Harus Hidup dalam Tindakan, Bukan Sekadar Hafalan
Anggota DPR Masuk Desil 4, Lisda Hendrajoni Soroti Akurasi Data Sosiail
Lisda Hendrajoni Raih Anugerah Bunda Literasi, Perpustakaan Pessel Satu-satunya Kelas A di Sumbar
Lisda Hendrajoni Tutup Pickleball Cup I 2026, Siap Naik Kelas Jadi Turnamen Nasional Tahun Depan
Bawa Nama Pessel ke Tingkat Nasional, Pelajar SMAN 3 Painan Dapat Suntikan Semangat dari Lisda-Hendrajoni
81 Tahun Merdeka, Lisda Hendrajoni: Kemerdekaan Harus Dirasakan Perempuan dalam Bentuk Kecerdasan dan Kesejahteraan
Gunakan Busana Adat Anak Daro, Lisda Hendrajoni Hadiri Upacara HUT Ke-81 RI di Painan
Menuju LCC 4 Pilar Nasional, Tim SMAN 3 Painan Dapat Dukungan Penuh dari Lisda Hendrajoni
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:58 WIB

Lisda Hendrajoni: Empat Pilar Harus Hidup dalam Tindakan, Bukan Sekadar Hafalan

Rabu, 9 September 2026 - 06:15 WIB

Anggota DPR Masuk Desil 4, Lisda Hendrajoni Soroti Akurasi Data Sosiail

Rabu, 9 September 2026 - 06:03 WIB

Lisda Hendrajoni Raih Anugerah Bunda Literasi, Perpustakaan Pessel Satu-satunya Kelas A di Sumbar

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Lisda Hendrajoni Tutup Pickleball Cup I 2026, Siap Naik Kelas Jadi Turnamen Nasional Tahun Depan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Bawa Nama Pessel ke Tingkat Nasional, Pelajar SMAN 3 Painan Dapat Suntikan Semangat dari Lisda-Hendrajoni

Berita Terbaru