PADANG, RW — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Dr. Hj. Lisda Hendrajoni, S.E., M.M.Tr, menggelar kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama generasi muda di sebuah coffeeshop La Scholae, Kota Padang, Kamis (13/3).
Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Empat Pilar Kebangsaan” tersebut diikuti puluhan peserta yang terdiri dari mahasiswa, pemuda, serta tokoh masyarakat.
Dalam kegiatan itu, Lisda menjelaskan pentingnya pemahaman nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam empat pilar, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi dalam menjaga persatuan bangsa.
Menurut Lisda, kegiatan sosialisasi yang dilakukan di ruang publik seperti coffeeshop merupakan upaya mendekatkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda dengan pendekatan yang lebih komunikatif.
“Ini bukan sekadar penyampaian materi, tetapi proses transfer nilai kebangsaan dengan cara yang lebih mudah dipahami oleh generasi muda,” ujar Lisda di hadapan peserta.
Legislator daerah pemilihan Sumatera Barat I itu mengatakan, generasi muda saat ini menghadapi berbagai tantangan di era digital, termasuk derasnya arus informasi di media sosial yang berpotensi memengaruhi cara pandang terhadap persatuan dan kebangsaan.
Karena itu, ia menilai penguatan karakter berbasis nilai kebangsaan menjadi penting agar generasi muda memiliki pegangan dalam menghadapi dinamika zaman.
Lisda juga membuka ruang dialog dengan para peserta. Dalam sesi diskusi, sejumlah mahasiswa menyampaikan pandangan serta pertanyaan mengenai peran generasi muda dalam menjaga persatuan di tengah perbedaan pandangan di ruang digital.
Tokoh masyarakat Lubuk Kilangan, Zul Mamak, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai mampu memperkuat pendidikan karakter bagi generasi muda.
Menurutnya, kegiatan sosialisasi kebangsaan yang dilakukan secara dialogis dapat membantu menanamkan nilai persatuan sejak dini kepada generasi muda.
“Pendidikan karakter menjadi fondasi penting bagi generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang dapat memecah belah persatuan,” kata Zul.
Kegiatan yang berlangsung lebih dari dua jam tersebut diakhiri dengan sesi diskusi terbuka dan foto bersama antara peserta dan narasumber.
Lisda berharap kegiatan sosialisasi nilai kebangsaan dapat terus dilakukan di berbagai ruang publik agar semakin banyak generasi muda yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. (Bee)



















